BerandaPemerintahKementerian Ekraf Dukung Penuh Indonesia Design Week 2026, Siap Angkat Desainer Lokal...

Kementerian Ekraf Dukung Penuh Indonesia Design Week 2026, Siap Angkat Desainer Lokal ke Pasar Global

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung penuh penyelenggaraan Indonesia Design Week (IDW) 2026. Ajang IDW 2026 tidak hanya hadir sebagai pameran desain, tetapi juga mengintegrasikan program diskusi, lokakarya, aktivasi komunitas, hingga kolaborasi lintas sektor yang berdampak langsung pada penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional.

“Sebetulnya spirit Kementerian Ekraf sama dengan IDD untuk mengembangkan local hero go national, national champion go global. Kehadiran pemerintah bisa diwujudkan melalui kebijakan, dukungan, dan kolaborasi. Nanti, akan kami kaji kembali apa saja yang bisa difasilitasi serta penguatan ekosistem sehingga menjadi kunci pegiat ekraf dapat terus tumbuh dan menembus pasar global,” ungkap Teuku Riefy saat audiensi bersama pengelola Indonesia Design District (IDD) di Autograph Tower, Jakarta, Selasa (28/7).

- Advertisement -

Menteri Ekraf menekankan bahwa capaian sektor ekonomi kreatif Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif. Kontribusi terhadap ekspor, realisasi investasi, penciptaan lapangan kerja, serta laju pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) terus meningkat. Hal ini mendorong Kementerian Ekraf untuk makin fokus mengakselerasi para pelaku usaha kreatif berdaya saing tinggi melalui perluasan akses pasar, promosi, dan jaringan kolaborasi internasional.

Berdasarkan data kinerja terbaru, kontribusi sektor ekonomi kreatif telah melampaui target pemerintah. Nilai ekspor ekonomi kreatif mencapai 120% dari target, memegang porsi sekitar 12% dari total ekspor nonmigas nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat subsektor kriya menyumbang hingga US$3,82 miliar pada periode Januari–April 2026. Di sisi investasi, realisasi mencapai 134% dari target, sementara kontribusi ekraf terhadap PDB nasional menembus 6,8% atau melampaui target awal sebesar 5,5%.

“Kementerian Ekraf ingin memperkuat Intellectual Property (IP) event dan inisiatif yang telah dibangun pihak swasta maupun komunitas. Kami hadir untuk mengakselerasi, mengkurasi, membuka akses pasar, serta membantu talenta maupun mendukung wirausaha ekonomi kreatif naik kelas seperti melalui program Creative by Indonesia,” tambah Menteri Ekraf.

Pada kesempatan yang sama, CEO IDD Ipeng Widjojo memaparkan rencana penyelenggaraan IDW 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18–27 September 2026 dengan mengusung tema The Collective Culture. Sebelumnya, kolaborasi Kementerian Ekraf dan IDD telah terbangun lewat Open Call Local IP pada IDW 2025, aktivasi Design Camp dan VIP Lounge pada Ekraf Design Festival 2025, serta dukungan partisipasi IDD melalui Paviliun Indonesia di ajang Salone del Mobile. Milano dan SaloneSatellite pada April 2026.

“Indonesia Design Week dirancang sebagai ruang apresiasi di dalam negeri melalui proses kurasi hingga kesempatan tampil ke event internasional. Kami juga ingin menghubungkan talenta desain Indonesia dengan industri kreatif menuju pasar global,” imbuh Ipeng Widjojo.

Salah satu agenda utama IDW 2026 adalah menghadirkan Salone Satellite Permanent Collection. Kehadiran koleksi bergengsi ini menjadikan Indonesia sebagai negara ketiga di Asia setelah Hong Kong dan Jepang (Osaka) yang dipercaya untuk menampilkannya. Pameran ini diproyeksikan menjadi sarana edukasi sekaligus sumber inspirasi bagi desainer muda Indonesia dalam memahami standar desain dunia.

“Kehadiran Salone Satellite Permanent Collection – Jakarta Chapter pada IDW 2026 di PIK bisa menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas desainer muda sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kualitas desain yang mampu bersaing di tingkat internasional,” harap Ipeng Widjojo.

Penjajakan kolaborasi ini juga membentangkan jalan bagi partisipasi Indonesia dalam Salone del Mobile Milano 2027 melalui IDD Pavilion. Lebih lanjut, Menteri Ekraf menegaskan bahwa subsektor desain memiliki posisi strategis yang tidak hanya berkaitan erat dengan subsektor kriya, melainkan menjadi fondasi bagi subsektor ekraf lainnya. Rencana integrasi perhelatan IDW 2026 dengan World Conference on Creative Economy (WCCE) dipastikan akan membentuk jaring kolaborasi strategis yang berkelanjutan.

Turut mendampingi Menteri Ekraf Teuku Riefky dalam audiensi tersebut yaitu Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Yuke Sri Rahayu; Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi, Media, dan Pelayanan Publik, Renanda Bachtar; Direktur Arsitektur dan Desain, Sabar Norma Megawati; serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga, Gemintang Kejora Mallarangeng.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM