Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dengan para tokoh yang telah meletakkan fondasi pembangunan daerah. Dalam rangkaian peringatan tersebut, jajaran Pemerintah Provinsi Riau melakukan anjangsana ke kediaman Gubernur Riau periode 1998–2003, Saleh Djasit, Selasa (4/8/2026).
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang silaturahmi, kunjungan tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman dan refleksi perjalanan pembangunan Riau dari masa ke masa. Melalui kegiatan itu, Pemerintah Provinsi Riau ingin menjaga kesinambungan nilai kepemimpinan serta menghormati jasa para pemimpin terdahulu yang telah berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan pembangunan daerah merupakan proses berkelanjutan yang tidak terlepas dari kontribusi para pemimpin di setiap zamannya. Karena itu, anjangsana menjadi salah satu cara untuk menjaga hubungan antargenerasi sekaligus memperkuat semangat membangun Riau secara bersama-sama.
“Hari Jadi Provinsi Riau menjadi kesempatan yang baik untuk kembali menyapa para tokoh yang telah mengabdikan pemikiran dan tenaga bagi daerah ini. Kami ingin memastikan semangat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap Riau tetap terpelihara dari generasi ke generasi,” ujarnya.
Menurut Syahrial, pengalaman para pemimpin terdahulu merupakan referensi berharga dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan saat ini. Komunikasi yang terus terjalin antara pemerintah dan para tokoh daerah diyakini mampu memperkaya perspektif dalam merumuskan kebijakan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Setiap periode kepemimpinan meninggalkan jejak yang menjadi bagian dari sejarah Riau. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan inovasi, kolaborasi, dan semangat melayani masyarakat agar cita-cita pembangunan dapat terus diwujudkan,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Riau periode 1998–2003, Saleh Djasit, menyambut baik tradisi anjangsana yang terus dilaksanakan Pemerintah Provinsi Riau setiap peringatan hari jadi daerah. Menurutnya, budaya silaturahmi tersebut mencerminkan nilai-nilai Melayu yang menjunjung tinggi penghormatan kepada para pendahulu sekaligus memperkuat ikatan antargenerasi dalam membangun daerah.
“Saya merasa bersyukur dan berbahagia karena silaturahmi seperti ini tetap dijaga. Tradisi ini bukan sekadar kunjungan, tetapi menunjukkan bahwa perjalanan pembangunan Riau merupakan hasil kerja bersama yang terus disambung oleh setiap generasi pemimpin,” ungkapnya.
Saleh menilai Provinsi Riau telah mengalami kemajuan yang signifikan sejak memasuki era reformasi. Berbagai pembangunan, mulai dari infrastruktur, pendidikan hingga konektivitas antarwilayah, menurutnya menjadi bukti kesinambungan pembangunan yang terus dijaga oleh setiap kepemimpinan.
“Selamat Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau. Di usia ini kita patut bersyukur karena Riau telah mengalami kemajuan yang luar biasa. Pembangunan infrastruktur, pendidikan, hingga hubungan antardaerah dan desa jauh lebih baik dibandingkan ketika saya masih muda dahulu. Setiap memperingati Hari Jadi Riau, kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja membangun daerah ini,” tuturnya.
Ia mengenang saat memimpin Riau pada awal era reformasi, ketika berbagai sektor pembangunan masih menghadapi banyak tantangan. Namun berkat kerja sama pemerintah dan masyarakat, berbagai ketertinggalan perlahan dapat diatasi sehingga pembangunan terus bergerak maju hingga saat ini.
“Pada awal era reformasi, kita masih menghadapi banyak tantangan, baik di bidang pendidikan, pembangunan infrastruktur maupun sosial. Alhamdulillah, dengan semangat membangun bersama, Riau mampu mengejar ketertinggalan dan terus mengalami kemajuan hingga saat ini,” katanya.
Saleh berharap kepemimpinan Provinsi Riau saat ini mampu menjaga kesinambungan pembangunan dengan melanjutkan program-program yang telah dirintis para pendahulu serta menyempurnakan berbagai kekurangan yang masih ada.
“Harapan saya, kepemimpinan Riau saat ini tetap konsisten melanjutkan pembangunan. Apa yang masih kurang pada masa sebelumnya dapat disempurnakan sekarang, kemudian diteruskan lagi oleh pemimpin berikutnya sehingga pembangunan Riau berlangsung secara berkesinambungan,” ujarnya.
Menutup penyampaiannya, Saleh mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau sebagai momentum memperkuat persatuan dan meningkatkan partisipasi dalam membangun daerah.
“Mari kita bersama-sama memajukan Provinsi Riau. Setiap masyarakat memiliki tanggung jawab sesuai peran, kemampuan, dan sumber daya yang dimiliki untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah. Selamat Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau, semoga Riau terus berjaya, semakin maju, dan semakin sejahtera,” pungkasnya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News





