Pemerintah Kota Bandung memastikan Car Free Day (CFD) dan Braga Bebas Kendaraan (Braga Beken) tetap dilanjutkan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan evaluasi dilakukan untuk membenahi tata kelola sebelum kedua program kembali berjalan.
Evaluasi dilakukan setelah ditemukan persoalan administrasi dalam pengelolaan anggaran kegiatan yang perlu diselesaikan terlebih dahulu.
“Evaluasi CFD itu sebetulnya adalah sebuah bentuk pengendalian tata kelola pemerintahan. Selama ini Dishub memang memanfaatkan dana anggaran pengelolaan CFD untuk meminta bantuan berbagai macam pihak melakukan penertiban dan lain-lain. Tetapi ada kesalahan administrasi, ada kesalahan tata kelola maka saya stop dulu, perbaiki dulu semuanya,” kata Farhan (2/9/2026).
Penghentian sementara CFD bukan berarti Pemerintah Kota Bandung menghapus program tersebut dari agenda kegiatan masyarakat.
Farhan menyebut pelaksanaan CFD dan Braga Beken akan kembali setelah konsep penataan kedua kegiatan dinyatakan jelas.
“Saya harus lihat dulu konsep dari penataan CFD dan Braga Beken itu jadi seperti apa. Kalau itu sudah clear dan jelas ya kita akan jalankan lagi,” katanya.
Keberlanjutan kedua program tersebut dinilai penting karena menyediakan ruang publik sekaligus mendukung aktivitas masyarakat Kota Bandung.
“Harus dilanjut karena kita memang membutuhkan hal itu. Kita butuh CFD, kita butuh Braga Beken,” ungkapnya.
Khusus Braga Beken, Pemerintah Kota Bandung akan mengembangkan konsep kegiatan agar kawasan tersebut semakin menarik bagi masyarakat dan wisatawan.
Pengembangan tersebut diarahkan untuk menjadikan kawasan Braga sebagai ruang publik sekaligus daya tarik wisata Kota Bandung.
“Konsep Braga juga tentu akan dikembangkan lagi sedemikian rupa sehingga semakin menarik sebagai tempat wisata,” tuturnya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






