Pemerintah Provinsi Bali menggelar Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) PKN Tingkat II Angkatan XX Provinsi Bali di DIY. Dalam kegiatan ini, tidak hanya soal kepemimpinan yang menjadi fokus belajar, tapi juga upaya pengembangan potensi daerah.
Visitasi para pejabat struktural, seperti kepala dinas dan pejabat eselon II dari berbagai instansi daerah dan kabupaten/kota ini, diterima langsung oleh Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti pada Selasa (01/09). Bertempat di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Made mengajak para pejabat ini untuk bersama-sama belajar dan bersanding bersama membangun Indonesia.
“Adalah fakta, bahwa dalam penyelenggaraan pemerintahan, birokrasi sedang menghadapi tantangan yang sangat besar, baik terkait dengan perubahan ekonomi, perkembangan teknologi, dinamika sosial, dan tuntutan pelayanan publik. Itu semua, jika dilihat dengan kacamata kepemimpinan, sejatinya adalah pengingat kepada kita, bagaimana memastikan bahwa dinamika zaman tidak membuat DIY dan Bali kehilangan arah ataupun jati dirinya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Made juga memaparkan terkait DIY. Dikatakan Made, DIY memiliki tiga sektor besar yang menjadi unggulan selama ini, yakni pendidikan, pariwisata, dan budaya. DIY pun saat ini telah menjalani predikat keistimewaan scara sah menurut UU Keistimewaan selama 14 tahun.
“Keistimewaan inilah yang menjadi spesial karena kami juga mengelola budaya dalam arti luas. Selain itu, kami juga memiliki program Reformasi Kalurahan, sebagai upaya pengembangan ekonomi masyarakat dari level desa. Program ini menjadi wadah untuk warga bergerak demi keberanjutan pembangunan,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bali, I Wayan Serinah mengatakan, Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XX Tahun 2026 ini diselenggarakan oleh BKPSDM Provinsi Bali, mulai 6 Juli hingga 13 November 2026. Tujuannya ialah membentuk pemimpin yang adaptif, inovatif, berintegritas, dan mampu meningkatkan pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan yang baik.
“Visitasi Kepemimpinan Nasional merupakan bagian penting dari proses pembelajaran kepemimpinan yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengidentifikasi, mengadaptasi, dan mengadopsi praktik-praktik terbaik yang diterapkan di lokus kunjungan. Kegiatan ini mengusung tema Kepemimpinan Adaptif dalam Mengelola Agenda Strategis Daerah untuk Mewujudkan Resiliensi Tata Kelola Pemerintah Daerah,” paparnya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






