BerandaPemerintahHadiri Bulan Dana Pensiun 2026, Menteri PANRB Dorong ASN Siapkan Purnabakti Sehat...

Hadiri Bulan Dana Pensiun 2026, Menteri PANRB Dorong ASN Siapkan Purnabakti Sehat dan Produktif

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mempersiapkan masa purnabakti sejak masih berada pada usia produktif. Persiapan tersebut tidak hanya menyangkut aspek finansial, tetapi juga kesiapan mental agar ASN dapat menjalani masa pensiun secara sehat, produktif, mandiri, dan bermartabat.

Pesan tersebut disampaikan Menteri Rini saat menghadiri Kick-off Bulan Dana Pensiun Tahun 2026 di Jakarta, Minggu (6/9/2026).

- Advertisement -

“Bapak/Ibu sekalian, purnabakti itu bukan akhir dari pengabdian, terutama bagi para pensiunan ASN. Ini adalah babak kehidupan baru. Pengalaman dan pengetahuan yang kita miliki selama puluhan tahun bekerja tentunya masih dapat dimanfaatkan untuk keluarga dan masyarakat,” ujar Menteri Rini.

Rini menekankan bahwa memasuki masa pensiun bukan berarti seseorang berhenti memberikan kontribusi. Pengalaman, kompetensi, serta pengetahuan yang diperoleh ASN selama puluhan tahun bekerja masih dapat memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat.

Oleh karena itu, persiapan menuju masa purnabakti perlu dilakukan secara menyeluruh. Selain membangun kemandirian finansial, ASN juga perlu mempersiapkan diri agar tetap memiliki aktivitas yang produktif setelah tidak lagi menjalankan tugas kedinasan.

Literasi dana pensiun, menurut Rini, menjadi salah satu aspek penting dalam mewujudkan kesiapan tersebut.

Pemahaman mengenai dana pensiun tidak hanya diperlukan untuk mengetahui manfaat program yang tersedia, tetapi juga untuk membangun kesadaran mengenai pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang sejak usia produktif.

“Saya menyambut baik Bulan Dana Pensiun Tahun 2026 sebagai gerakan bersama untuk membangun kesadaran tersebut. Terlebih, kegiatan hari ini bukanlah kegiatan yang berdiri sendiri. Sepanjang September akan dilaksanakan berbagai kegiatan edukasi dan literasi, hingga forum strategis yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat pengembangan dana pensiun di Indonesia,” imbuhnya.

Menurut Menteri Rini, sinergi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Taspen, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mendorong peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mempersiapkan masa purnabakti sejak dini. Gerakan Bulan Dana Pensiun 2026 diharapkan dapat mendorong masyarakat, khususnya ASN muda, untuk lebih aktif membekali diri dengan pengetahuan dan perencanaan keuangan.

Kesiapan tersebut, lanjutnya, penting agar ketika memasuki masa purnabakti, para pensiunan tetap memiliki kemandirian finansial serta semangat untuk menjalani aktivitas yang produktif dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

“Mari kita jadikan semangat ‘Muda Berkarya, Tua Bahagia’ bukan hanya sekadar tema kegiatan tahunan, melainkan pengingat bersama bahwa proses berkarya tidak akan pernah berhenti. Bersamaan dengan itu, kita perlu terus konsisten mempersiapkan masa depan yang jauh lebih baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Bulan Dana Pensiun 2026 merupakan inisiatif tahunan yang diselenggarakan untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan, pengelolaan dana pensiun, serta kesiapan menghadapi masa purnabakti. Inisiatif ini diharapkan turut mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat lanjut usia yang berkelanjutan di Indonesia.

Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM