Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Fery Afriyanto, mewakili Gubernur Hidayat Arsani, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 dan Evaluasi Dukungan Pemda dalam Program 3 Juta Rumah secara virtual dari Ruang Vidcon Kantor Gubernur, Senin (21/09/2026).
Rakor rutin nasional ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Sekjen Kemendagri), Tomsi Tohir, dari Sasana Bhakti Praja, Jakarta.
Keikutsertaan Pj. Sekda Fery Afriyanto bersama jajaran OPD terkait merupakan komitmen Pemprov Babel dalam menjalankan arahan pemerintah pusat untuk memperkuat sinergi pengendalian inflasi. Forum ini menjadi sarana pembahasan langkah strategis guna menjaga stabilitas harga dan mengantisipasi faktor pemicu inflasi di daerah.
Dalam arahannya, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir mendorong pemda memperketat pemantauan harga serta ketersediaan bahan pokok. Ia menegaskan agar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menetapkan komoditas prioritas dan intervensi mingguan berbasis harga, stok, serta pasokan wilayah.
“Saya mengimbau pemerintah daerah untuk mengeksekusi intervensi secara cepat dan terukur sesuai kondisi pasokan serta harga di wilayah masing-masing, sekaligus memperkuat Kerja Sama Antardaerah dan fasilitasi distribusi dari wilayah surplus ke wilayah defisit,” ungkap Tomsi.
Selain inflasi, agenda ini mengevaluasi dukungan daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Program tersebut bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau.
Pembangunan program rumah ini diproyeksikan memberi kontribusi sekitar 2% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan dari desa sesuai mandat Asta Cita Presiden RI.
Pemprov Babel akan terus memperkuat koordinasi bersama pemerintah pusat, kabupaten/kota, dan perangkat daerah guna menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan, serta mendukung program strategis nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Melalui sinergi yang terkoordinasi, pengendalian inflasi dan penyediaan rumah layak diharapkan berjalan konsisten demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






