BerandaPemerintahBKN Dorong Inovasi Data dan Hukum ASN Lewat Pelatihan Kepemimpinan Nasional 2026

BKN Dorong Inovasi Data dan Hukum ASN Lewat Pelatihan Kepemimpinan Nasional 2026

Dengan membawa nama Badan Kepegawaian Negara (BKN), keikutsertaan dua pejabat BKN setingkat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama mengikuti Seminar Rancangan dan Seminar Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXXIII Tahun 2026 di Pusjar SKTAN Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jatinangor, Sumedang, Senin (05/10/2026). Keduanya yakni Direktur Pengelolaan Data dan Penyajian Informasi ASN BKN, I Ketut Buana, dan Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho. Proses seminar ini menjadi bagian dari tahapan PKN Tingkat II yang menempatkan proyek perubahan sebagai instrumen untuk menguji kemampuan peserta dalam menjawab persoalan organisasi secara konkret.

Keikutsertaan pejabat BKN dalam pelatihan kepemimpinan ini berkaitan langsung dengan tugas strategis institusi sebagai penyelenggara kebijakan dan manajemen ASN. Perubahan dalam pengelolaan ASN membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga mampu membaca persoalan, mengolah data dan informasi, membangun kolaborasi, serta memastikan inovasi dapat diterapkan dalam proses kerja organisasi.

- Advertisement -

Pada kesempatan itu, I Ketut Buana menjalani tahapan seminar dengan didampingi Deputi Bidang Sistem Informasi dan Digitalisasi Manajemen ASN BKN, Jumiati selaku mentor.

Keterlibatan I Ketut Buana dalam PKN relevan dengan kebutuhan BKN untuk terus memperkuat pengelolaan data dan penyajian informasi ASN. Di tengah kebutuhan terhadap data ASN yang semakin cepat, akurat, terintegrasi, dan mudah dimanfaatkan, proyek perubahan yang dikembangkan dalam proses PKN diharapkan mampu menjawab kebutuhan organisasi, dan menghasilkan nilai tambah bagi penyelenggaraan manajemen ASN.

Proses yang sama juga dihadapi oleh Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho yang didampingi Sekretaris Utama BKN, Rahman Hadi selaku mentor. Sebagai Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik, gagasan proyek perubahan yang diusung berkaitan dengan dua kebutuhan penting organisasi, yakni memastikan tata kelola hukum yang mendukung pelaksanaan kebijakan serta membangun komunikasi publik yang mampu menjembatani kebijakan ASN dengan kebutuhan informasi masyarakat.

PKN Tingkat II Angkatan XXXIII Tahun 2026 sendiri diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Imigrasi dan Pemasyarakatan, bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. Program yang berlangsung pada 13 Agustus hingga 17 Desember 2026 tersebut dirancang untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan strategis peserta, termasuk melalui penyusunan dan implementasi proyek perubahan.

Keikutsertaan dua pejabat BKN dalam PKN Tingkat II sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kepemimpinan yang mampu menghubungkan kompetensi, inovasi, dan kebutuhan organisasi. Kompetensi kepemimpinan yang diperoleh melalui proses pembelajaran diharapkan tidak berhenti pada peserta, tetapi dapat diterjemahkan menjadi perbaikan nyata dalam pelaksanaan tugas BKN.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM