BerandaPemdaPemkab Sumedang dan BBPJN Percepat Penanganan Longsor TPT Jalan Nasional Ciptasari-Ciherang

Pemkab Sumedang dan BBPJN Percepat Penanganan Longsor TPT Jalan Nasional Ciptasari-Ciherang

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menggelar pertemuan bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta dan Jawa Barat yang diwakili Grace Agustin di Jatinangor, Selasa (10/6/2026). Pertemuan itu membahas penanganan longsoran Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan serta Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan.

​Penanganan lokasi longsoran ini menjadi prioritas karena kedua titik tersebut berada di lintasan jalan nasional  yang merupakan wewenang dari BBPJN.  Ruas jalan nasional ini melintas dari Jatinangor sampai Tomo. “Ada tiga poin penting terkait langkah darurat maupun penanganan jangka panjang,” kata Bupati Dony.

- Advertisement -

Menurutnya, Pemkab Sumedang Bersama BPPJN telah melakukan pemeriksaan dan evaluasi lapangan untuk  penanganan sementara di Ciptasari. “Kami telah lakukan pemasangan terpal untuk meminimalkan risiko susulan. ​Penguatan lereng dan pondasi. BBPJN akan segera melakukan intervensi darurat mulai besok. Langkah ini mencakup penguatan lereng, penataan aliran air, dan perbaikan pondasi area rumah warga guna mengantisipasi longsor saat intensitas hujan meningkat,” katanya.

​Bupati Dony menyebutkan, Kementerian Pekerjaan Umum  melalui BBPJN telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan permanen yang dijadwalkan terealisasi pada Januari 2027. ​“BBPJN langsung membahas tindak lanjut penanganan longsoran di Ciptasari dan Ciherang. Untuk sementara akan dilakukan penguatan lereng agar aman saat hujan. Sedangkan penanganan permanennya dikerjakan Kementerian PUPR pada Januari 2027,” ujar Bupati Dony.

​Perwakilan BBPJN DKI Jakarta dan Jawa Barat Grace Agustin menegaskan, komitmennya untuk memastikan keselamatan warga dan pengguna jalan di wilayah Pamulihan dan Ciherang sebelum pekerjaan permanen dimulai. ​”Di Desa Ciptasari Pamulihan sebenarnya sudah ada penanganan sementara sejak 2025. Namun, akan perkuat lagi pondasi rumah warga dan perbaikan aliran airnya mulai besok, sambil menunggu penanganan permanen di bulan Januari 2027,” kata Grace.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM