BerandaPemdaGebrakan 100 Hari Kerja Plt Bupati Pati: Pangkas Izin Bertahun-tahun dan Sasar...

Gebrakan 100 Hari Kerja Plt Bupati Pati: Pangkas Izin Bertahun-tahun dan Sasar Investasi Rp12,6 T

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Pati, untuk segera bergerak aktif menjemput investor dan membawanya ke Pati.

Hal itu ditegaskannya pada pengesahan dan pengukuhan Dewan Penasehat, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Pengurus Kadin Kabupaten Pati, di Kantor Kadin Provinsi Jawa Tengah, Selasa (6/10/2026). Menurutnya, pengesahan Kadin tersebut bukan hanya seremonial.

- Advertisement -

“Segeralah bersinergi dengan kami. Tolong investor-investor yang ada di jejaring Kadin dibawa ke Pati,” tegas Chandra.

Disampaikan, peluang tersebut semakin terbuka setelah pihaknya menggelar Pati Business Forum, pada pekan sebelumnya. Forum yang diikuti sekitar 70 pengusaha itu menghasilkan kesepakatan investasi senilai Rp12,6 triliun dari delapan perusahaan, termasuk pengusaha lokal maupun dari Penanaman Modal Asing (PMA).

“Agreement yang kami tandatangani kemarin mencapai Rp12,6 triliun dari delapan perusahaan yang berencana berinvestasi,” kata Chandra.

Kemudahan perizinan, lanjutnya, juga terus didorong untuk meningkatkan kenyamanan investor. pihaknya memangkas tarif persetujuan bangunan gedung (PBG) hingga 50 persen dan menyiapkan satu person in charge (PIC) atau penanggungjawab, untuk mengawal kebutuhan perizinan masing-masing investor.

“Ada beberapa perusahaan yang izinnya sampai berbulan-bulan tidak jadi. Kami selesaikan cuma dalam waktu 100 hari kerja,” ungkapnya.

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan, karena persoalan investasi tidak hanya berkaitan dengan besaran modal, tetapi juga kepastian proses administrasi. Ia menilai, birokrasi yang sederhana dan terukur akan memperkuat kepercayaan pelaku usaha terhadap Pati.

Ketua Umum Kadin Provinsi Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro menyatakan siap membantu membuka akses investasi bagi Kabupaten Pati. Pihaknya memiliki tim percepatan investasi, yang dapat membantu mendatangkan investor sekaligus mendukung pembentukan kawasan industri.

“Kami punya tim yang bisa mendatangkan para investor, juga bisa berkolaborasi dalam membentuk suatu kawasan industri,” ujar Harry.

Disampaikan, Pati memiliki peluang untuk menjadi salah satu tujuan investasi baru di Jawa Tengah. Dia berharap, potensi tersebut tidak hanya dikembangkan untuk Pati, tetapi juga mendorong kolaborasi ekonomi antardaerah di kawasan Pati Raya.

“Pati ini sudah menjadi nama besar dari kawasan Pati Raya. Kami berharap, Pati Raya bisa menjadi pemimpin untuk mengolaborasikan kegiatan ekonomi yang ada di Pati Raya,” kata Harry.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM