BerandaPemerintahMenkop Ferry Juliantono Dorong Percepatan Koperasi Merah Putih di Toba

Menkop Ferry Juliantono Dorong Percepatan Koperasi Merah Putih di Toba

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Percepatan tersebut dinilai perlu dibarengi kesiapan manajemen, model bisnis, serta pelayanan usaha agar koperasi benar-benar mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa.

Hal itu disampaikan Menkop Ferry saat berdiskusi bersama Dewan Pengurus Pusat Komite Masyarakat Danau Toba (DPP KMDT) dalam kegiatan bertema “Sinergi Membangun Ekonomi Rakyat Berbasis Koperasi dan Kearifan Lokal” di Geowisata Uluan Pantai Pasifik Porsea, Kabupaten Toba, Selasa (6/10/2026).

- Advertisement -

Dalam pertemuan tersebut, Menkop Ferry menekankan bahwa percepatan KDKMP tidak cukup hanya dengan membangun kelembagaan dan infrastruktur fisik. Koperasi harus memiliki tata kelola yang jelas dan mampu menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan.

Menkop Ferry juga menyoroti pentingnya penguatan koperasi pemasaran agar produk masyarakat memiliki akses pasar yang lebih luas. Menurut dia, potensi ekonomi lokal dan pariwisata di Kabupaten Toba dapat dikembangkan melalui ekosistem usaha yang berbasis koperasi.

Dorongan tersebut sejalan dengan langkah Kementerian Koperasi yang tengah menyosialisasikan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan KDKMP. Regulasi tersebut menjadi salah satu landasan untuk memperkuat tata kelola sekaligus mempercepat operasionalisasi koperasi.

Koperasi Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Menkop Ferry menilai keberadaan KDKMP harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan berhenti pada pembentukan kelembagaan. Karena itu, kesiapan pengelola, model bisnis, dan jenis pelayanan menjadi bagian penting dalam memastikan koperasi dapat berjalan secara produktif.

“Koperasi harus mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu 7/10/26.

Selain mempercepat operasional KDKMP, Menkop Ferry juga mendorong penguatan koperasi pemasaran sebagai sarana untuk menyerap dan memasarkan produk masyarakat. Dengan pola tersebut, hasil produksi desa diharapkan dapat dikelola secara bersama dan memiliki akses pasar yang lebih baik.

Dalam kunjungan ke kawasan Patane Pasifik Porsea, Menkop Ferry juga meresmikan Koperasi KMDT Pemasaran Sejahtera. Koperasi tersebut diarahkan untuk menyerap, menampung, dan memasarkan hasil produksi KDKMP di wilayah Kabupaten Toba.

Pengembangan ekonomi lokal juga dikaitkan dengan potensi pariwisata Danau Toba. Menkop Ferry mendorong agar koperasi dapat menjadi bagian dari ekosistem usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang tetap memperhatikan kearifan lokal serta keberlanjutan lingkungan.

“Dengan begitu, potensi yang dimiliki Kabupaten Toba dapat dikembangkan menjadi ekosistem usaha yang produktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menkop Ferry juga menyampaikan bahwa proses operasionalisasi KDKMP perlu memperhatikan kepastian tata kelola aset dan kesiapan sumber daya manusia. Ia menegaskan bangunan fisik KDKMP merupakan aset desa dan proses serah terimanya harus dilakukan secara resmi.

Sementara itu, Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus menyebut Kabupaten Toba memiliki 243 Koperasi Desa dan 13 Koperasi Kelurahan yang telah berbadan hukum. Dari jumlah tersebut, pembangunan fisik telah selesai di 41 lokasi, dengan 12 unit di antaranya telah rampung 100 persen.

Menurut Audi, koperasi yang telah siap dapat dijadikan percontohan bagi pengurus koperasi lainnya. Langkah tersebut diharapkan membantu meningkatkan pemahaman mengenai tata kelola sekaligus memperlihatkan manfaat konkret koperasi bagi perekonomian masyarakat.

Audi juga mengakui masih terdapat tantangan berupa keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan koperasi. Karena itu, peningkatan kapasitas pengurus menjadi salah satu kebutuhan penting dalam proses operasionalisasi KDKMP di Kabupaten Toba.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Henra Saragih, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara Yuliani Siregar, Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung beserta jajaran pengurus, Rektor Universitas HKBP Nommensen Richard, serta para kepala desa dan pengurus KDKMP se-Kabupaten Toba.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM