Setelah melakukan pemancangan tiang alif, Wakil Gubernur, H. Sarbin Sehe, melanjutkan kunjungan kerjanya dengan melawat ke Kantor Kementerian Agama Halmahera Barat, Kamis (8/10).
Dalam kunjungan yang dibalut dengan suasana silaturahmi tersebut, Wagub disambut langsung oleh Kepala Kemenag Halbar, Aksa Muhammad, bersama seluruh jajaran Kemenag.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tingkat kabupaten tahun 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 Oktober 2026.
Persiapan dibahas dalam rapat yang digelar dalam suasana kekeluargaan di ruang kerja Kepala Kemenag Halbar, dengan fokus pada pemantapan teknis, sarana dan prasarana, logistik, hingga pengaturan protokoler.
Selain upacara yang diikuti oleh para santri, kegiatan juga dirangkaikan dengan Gebyar Pangan Murah. Pangan murah sengaja dihadirkan agar makna Hari Santri lebih dekat dan manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh warga sekitar yang membutuhkan.
H. Sarbin Sehe meminta seluruh jajaran Kemenag Halbar segera memastikan berbagai kebutuhan pelaksanaan. Menurutnya, kesiapan harus dilakukan secara menyeluruh karena lokasi upacara diperkirakan akan dipadati peserta.
“Peringatan Hari Santri Nasional yang insyaallah akan digelar pada 22 Oktober mendatang merupakan momen penting. Pelaksanaan acara dapat dilakukan secara maksimal untuk memfasilitasi upacara,” katanya.
Tema Hari Santri Nasional 2026 adalah “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2026.
Wagub mengatakan bahwa Hari Santri diarahkan menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam pembangunan Maluku Utara. Tidak hanya sebagai pewaris tradisi keilmuan Islam, santri diharapkan tampil sebagai generasi berkarakter, produktif, kreatif, adaptif, serta mampu berkontribusi di berbagai bidang.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






