Beranda blog Halaman 1226

Bupati Nina Agustina Resmikan Pabrik Packaging Food Pertama di Indramayu

Indramayu kini telah memiliki pabrik yang tengah mulai melakukan pembangunan. Pabrik tersebut yakni PT. Food Packaging Jaya yang bergerak pada pembuatan kemasan makanan dan minuman. Tanda dimulainya pembangunan pabrik tersebut ditandai dengan pengangkatan tiang baja, Senin (17/2/25) oleh Bupati Indramayu bersama dengan Forkopimda dan juga pihak lainnya.

Bupati Indramayu Nina Agustina dalam sambutannya mengatakan, Kawasan Industri Losarang adalah salah satu bukti kerja nyata super tim Pemerintah Kabupaten Indramayu dan keseriusan investor dalam mengembangkan usahanya. Sinergitas ini harus tetap terjaga tidak hanya pada saat mengawali pembangunan, tetapi terus berjalan secara simultan dan berkelanjutan, sehingga mencapai tujuan akhir kedua belah pihak yaitu kenyamanan berusaha di satu sisi dan kesejahteraan masyarakat pada sisi yang lain, yang tidak dapat terpisahkan.

“Pemerintah Kabupaten Indramayu harus mengawal dan memastikan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Demikian juga masyarakat, harus mendukung dan menjaga investasi yang masuk, jangan diganggu, harus saling menghargai karena akan dirasakan hasilnya oleh anak cucu kita nanti. Pengangkatan pertama rangka baja perusahaan PT. Food Packaging Jaya pada hari ini, menambahkan keyakinan bahwa Kabupaten Indramayu dengan segala dinamikanya mampu menghadirkan minat berusaha yang tentunya akan berdampak positif baik bagi dunia usaha, pemerintah dan masyarakat Indramayu,” kata Bupati Nina Agustina.

Pada kesempatan itu Bupati Nina Agustina berpesan kepada masyarakat Indramayu, harus bekerja keras untuk mempersiapkan sumber daya yang dimiliki. Kemampuan (skill), semangat berkolaborasi dan tekad yang besar untuk bersama-sama maju beberapa langkah ke depan, sehingga Indramayu bisa sejajar dengan kabupaten/kota lain bahkan mampu menjadi daerah terdepan di berbagai sektor.

“Saya titipkan hasil kerja keras dan kerja nyata, pada kepemimpinan saya ini kepada seluruh lapisan masyarakat dan para aparat serta dunia usaha untuk tetap dapat menjaga harmoni orkestrasi yang sudah kita bangun dengan segala upaya yang selama ini kita kerjakan bersama. Saya berharap Kawasan Industri Losarang dapat bersinergi dengan sektor UMKM yang ada di Indramayu, agar peluang- peluang usaha bagi pelaku UMKM dapat terbuka lebar sehingga kontribusi kawasan industri makin luas dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, juga dapat meningkatkan perekonomian daerah,” papar Bupati Nina Agustina.

Sementara Vice General Manajer PT. Food Packaging Jaya, Chen Zhidong mengatakan, produk packaging makanan dan minuman yang akan dihasilkan dari pabriknya merupakan kemasan ramah lingkungan. Kabupaten Indramayu dipilih sebagai lokasi investasi karena tempatnya nyaman dan dekat dengan lokasi pelabuhan serta perijinan yang sangat memudahkan bagi usahanya.

Chen menambahkan, pada tahun 2025 ini akan dilakukan rekruitmen para karyawan sebanyak 1.500 orang dan pada tahun 2026 sebanyak 3.500 karyawan. Dengan kehadiran pabrik ini diharapkan akan makin membuka peluang bisnis dan juga kesehteraan masyarakat Indramayu.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Penantian sejak Tahun 1989, Skema HGB di Atas HPL Jadi Solusi bagi Warga Kampung Nelayan Muara Angke

Senyum bahagia terpancar di wajah Hasyim (66), warga Kampung Nelayan Komplek Bermis RW 11, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Penantian panjangnya terbayar pada Minggu (16/02/2025), ketika Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, menyerahkan lima Sertipikat Hak Guna Bangunan (HGB) di atas Hak Pengelolaan (HPL) Nomor 54/Jakarta Utara milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Hasyim telah menempati tanah yang dulu jadi lokasi relokasi kampung nelayan pada 1989. Setelah puluhan tahun, akhirnya kini ia berhasil mendapatkan Sertipikat HGB. “Pengurusannya semua dikoordinir melalui koperasi (Koperasi Jasa Rezeki Muara Sejahtera) yang koordinir, dari program RT/RW, Alhamdulillah dibantu oleh Pemprov DKI dan Kementerian ATR/BPN,” ujarnya sumringah.

Ia bukan hanya bahagia, namun juga bangga karena perjuangannya berbuah manis. “Bahagia, sangat-sangat gembira karena harapan kita puluhan tahun tinggal di sini baru dapat hak legalitas kita,” lanjut Hasyim.

Saat ini, total bidang tanah di atas HPL No. 54/Jakarta Utara ada sebanyak 687 bidang, dengan rincian 587 bidang telah terukur dan yang belum terukur sebanyak 100 bidang. Hasyim berharap, pengurusan sertipikat untuk warga lainnya dapat segera terselesaikan dan mereka bisa menerima sertipikat seperti yang ia dapatkan hari ini.

“Harapannya ke depan ya untuk teman-teman yang belum ngurus, segera ngurus sama-sama. Semoga dipermudah segala urusannya baik dari Pemprov DKI dan Kementerian ATR/BPN,” ungkap Hasyim.

Hadir dalam penyerahan sertipikat ini, Staf Ahli Bidang Teknologi Informasi, Dwi Budi Martono; Staf Khusus Bidang Komunikasi Strategis dan Kerja Sama Antarlembaga, Muda Saleh; Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis; Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik, Rahmat Sahid; Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara, Sontan Coir Manurung; serta beberapa Perangkat Desa Kampung Nelayan Komplek Bermis RW 11 dan perwakilan Forkopimda setempat.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Cara Jitu Mendes Yandri Pangkas Kemiskinan di Desa

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal atau Mendes PDT Yandri Susanto menjelaskan bahwa pengentasan kemiskinan harus lebih intensif, karena kemiskinan berdampak pada turunnya kualitas hidup warga, dan berakibat pada meningkatnya beban sosial ekonomi masyarakat desa.

Oleh karena itu, pemanfaatan data tunggal terkait kemiskinan itu penting, salah satunya dapat membantu mengidentifikasi dan menargetkan secara jitu bantuan kepada masyarakat desa yang membutuhkan.

“Saya harap kerja sama ini bisa mempadu-padankan data-data kami khususnya di dalam pengentasan angka kemiskinan di tingkat desa. Dan saya siap membantu data-data konkret tersebut,” jelas Mendes Yandri saat menerima audiensi Menteri Sosial Saifullah Yusuf, di ruang kerjanya Kemendes PDT, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2025).

Lebih lanjut, Mendes Yandri juga menjelaskan bahwa melalui dana desa, pihaknya juga berupaya melakukan pengentasan kemiskinan dengan bantuan langsung tunai (BLT), hal ini dinilai dapat membantu masyarakat miskin memenuhi kebutuhan primer, maupun sekundernya.

Menurut Mendes Yandri, pengalokasian dana desa untuk BLT ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi beban ekonomi keluarga miskin di berbagai wilayah di desa.

Dalam praktiknya, BLT tersebut diberikan kepada keluarga miskin ekstrem yang berdomisili di desa. Dalam hal ini, prioritas penyaluran BLT diberikan kepada lansia miskin dan penyandang disabilitas.

“Penanganan kemiskinan ekstrem dengan penggunaan Dana Desa paling tinggi lima belas persen untuk Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT) dengan target keluarga penerima manfaat dapat menggunakan data pemerintah sebagai acuan,” ungkap Mendes Yandri.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerangkan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama dua periode kepemimpinan Presiden Jokowi, angka kemiskinan Indonesia hanya turun sebesar 2,2 persen.

Mensos menyatakan bahwa Presiden Prabowo tak ingin mengulang kenyataan yang sama dalam masa pemerintahannya. Dan pengentasan kemiskinan diakui menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Mensos, upaya percepatan pun dilakukan melalui program Makan Bergizi Gratis serta pemberdayaan masyarakat, seperti Program Keluarga Harapan (PKH).

“Dalam 10 Tahun terakhir Kemiskinan di Indonesia hanya turun 2 digit dari 11,25% di 2014 menjadi 9,36% di 2023,” kata pria yang akrab disapa Gus Ipul itu.

“Dan Presiden Prabowo menargetkan kemiskinan kurang 5% pada tahun 2029, setara dengan 4 Digit dalam kurun waktu lima tahun. Target Kemiskinan Ekstrem adalah 0% pada tahun 2026,” pungkas mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini.

Hadir mendampingi Mendes Yandri, Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, Dirjen PPDT Samsul Widodo, Kepala BPI Mulyadin Malik, Staff Ahli Menteri Bito Wikantosa, Staff Ahli Menteri Sugito, Staff Ahli Menteri Ansar Husein, Staff Khusus Menteri M. Afif Zamroni, Staff Khusus Menteri Khoirul Huda, dan Staff Khusus Menteri Fahad At-Tamimi.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Mendes Gandeng Panglima TNI dan BGN Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal atau Mendes PDT Yandri Susanto terus menggenjot upaya percepatan pembangunan desa dengan menggandeng berbagai lembaga dan kementerian serta kalangan Perbankan.

Mendes Yandri menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Tentara Nasional Indonesia (TNI), untuk memperkuat pembangunan di tingkat desa. Melalui kerja sama ini, Babinsa yang tersebar di seluruh desa akan berperan dalam memastikan program pembangunan berjalan optimal, terutama dalam bidang ketahanan pangan.

“Kita tahu bahwa Babinsa ada di setiap desa, dan selama ini mereka telah berperan besar dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). Dengan MoU ini, kita akan memperkuat kerja sama untuk mendukung ketahanan pangan, di mana minimal 20% Dana Desa dialokasikan untuk sektor ini,” ujar Mendes Yandri di hadapan media, Senin (17/2/25).

Kemendes juga jalin kerja sama dengan Badan Gizi Nasional dalam rangka mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Program ini akan melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) untuk menyediakan bahan baku makanan, hingga dapat meningkatkan perekonomian desa sekaligus memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

“Kami akan mengoptimalkan desa-desa tematik, di mana ada desa yang khusus memproduksi telur, daging ayam, sayuran, cabai, ikan, dan lain-lain. Ini akan mendukung rantai pasokan program makan siang bergizi,” kata Mendes Yandri.

Selain itu, Kementerian Desa juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menciptakan desa bebas sampah melalui program “No Residu”. Program ini bertujuan untuk mengelola sampah desa dengan lebih baik agar tidak menjadi sumber masalah lingkungan, terutama saat musim hujan dan kemarau.

Kemendes juga menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif di desa.

Untuk memastikan Dana Desa tidak disalahgunakan, Kemendes juga kerja sama dengan PPATK, Kejaksaan Agung dan Kepolisian RI. Tujuan utamanya agar pengelolaan Dana Desa transparan dan akuntabel.

Mendes Yandri juga menandatangani kerjasama dengan menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Menurutnya, karena kita tahu juga persoalan perempuan dan anak banyak di desa.

“Kami akan bersama-sama membuka ruang bersama ibu dan anak. Di kantor-kantor desa ada pusat-pusat pengaduan sehingga kekerasan terhadap anak dan perempuan , bisa kita tekan sedemikian rupa dan ujungnya kita ingin desa-desa itu menjadi ramah terhadap ibu dan anak,” kata Mendes Yandri.

Ke depan, Kementerian Desa akan terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan pembangunan desa berjalan sesuai visi pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di Indonesia.

“Seluruh kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo, yaitu membangun Indonesia dari desa,” tutur Mendes Yandri.

Hadir dalam MoU ini Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer, Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana.

Selain itu, Ketua ISSF Sudarmanto, Perwakilan BNI, BRI, Bank Mandiri dan Universitas Padjajaran.

Mendampingi Mendes Yandri, Wakil Mendes PDT Ariza Patria, Sekjen Taufik Madjid dan Pimpinan Tinggi di lingkungan Kemendes PDT.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Total Hadiah Rp 785 Juta, Ini Daftar Pemenang Maratua Run 2025

Euforia kegembiraan Maratua Run 2025 yang dihelat pada Sabtu (15/2) kemarin, masih terasa. Terutama bagi para pemenang lomba yang berhasil meraih hadiah ratusan juta rupiah.

Race event perdana di Pulau Maratua ini, memberikan hadiah fantastis bagi para pemenang. Total hadiah senilai Rp 785 juta telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) selaku penyelenggara kepada para pemenang Maratua Run 2025.

Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik berharap, melalui event Maratua Run ini Pulau Maratua sebagai kawasan wisata premium yang menawarkan surga wisata bahari semakin di kenal di kancah internasional.

“Target kita Maratua bisa dikenal di seluruh dunia, itu saja.” Kata Akmal Malik usai penyelenggaraan Maratua Run 2025.

Dalam kesempatan tersebut ia juga menekankan, melalui pelaksanaan event-event olahraga seperti Maratua Run dapat membangkitkan sektor sport tourism di Benua Etam. Khususnya di spot-spot wisata potensial lain yang ada di Kalimantan Timur.

Maratua Run 2025 berhasil digelar dengan sukses dan penuh suka cita yang meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Run event ini diikuti sebanyak 600 peserta yang tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Namun juga datang dari luar negeri.

Juara pertama di kategori 10K Open untuk kelas internasional diraih oleh William Nyarondia Morwabe pelari asal Kenya, Afrika Timur. Di kategori yang sama untuk kelompok female, diraih oleh pelari internasional, Mary Munanu. Keduanya diganjar hadiah uang senilai Rp 100 juta. (KRV/pt)

Berikut daftar lengkap para pemenang seluruh katagori di Maratua Run 2025.

#10K OPEN MALE (INTERNATIONAL)
1. William Nyarondia Morwabe (Juara I Rp 100 juta)
2. James Kahura (Juara II Rp 50 juta)
3. Frankline Saitoti (Juara III Rp 25 juta)
4. Alexander Njai Muhia (Juara IV Rp 15 juta)
5. Simon Itoti Lopeiyok (Juara V Rp 10 juta)

#10K OPEN FEMALE (INTERNATIONAL)
1. Mary Munanu (Juara I Rp 100 juta)
2. Truphena Chepchirchir (Juara II Rp 50 juta)
3. Alice Muthoni Koigi (Juara III Rp 25 juta)
4. Jecinta Mwende Kamau (Juara IV Rp 15 juta)
5. Emebet Getawy Beyene (Juara V Rp 10 juta)

#10K NATIONAL MALE
1. Robi Syianturi (Juara I Rp 60 juta)
2. Rikki Marthin L S (Juara II Rp 40 juta)
3. Ibnu Sidik (Juara III Rp 20 juta)
4. Muhammad Nabil (Juara IV Rp 10 juta)
5. Muhammad Irfan Nur Rizaldy (Juara V Rp 5 juta)

#10K NATIONAL FEMALE
1. Odekta Elvina Naibaho (Juara I Rp 60 juta)
2. Irma Handayani (Juara II Rp 40 juta)
3. Nefriana Ariance Daik (Juara III Rp 20 juta)
4. Dwi Tiansi Anggraini (Juara IV Rp 10 juta)
5. Maya Mariany (Juara V Rp 5 juta)

#5K NATIONAL MALE
1. Nofeldi Petingko (Juara I Rp 20 juta)
2. Immanuel (Juara II Rp 15 juta)
3. Syamsuddin Massa (Juara III Rp 10 juta)
4. Dasmin (Juara IV Rp 7,5 juta)
5. Abd Gaffar (Juara V Rp 5 juta)

#5K NATIONAL FEMALE
1. Asnida Aras (Juara I Rp 20 juta)
2. Susi Susanti (Juara II Rp 15 juta)
3. Nor Alia (Juara III Rp 10 juta)
4. Andi Amirah (Juara IV Rp 7,5 juta)
5. Jasmine Hasan (Juara V Rp 5 juta)

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Maratua Run 2025 Sukses Digelar, Berlangsung Meriah dan Diikuti Ratusan Pelari

Ajang lari bergengsi Maratua Run 2025 berlangsung meriah dengan diikuti ratusan pelari dari berbagai daerah, baik nasional maupun internasional. Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, didampingi Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni secara resmi melepas peserta kategori 5K Nasional pukul 05.30 WITA, Sabtu (15/2/25).

Sepuluh menit kemudian, peserta kategori 10K Open dan Nasional menyusul garis start, menandai dimulainya persaingan sengit di lintasan eksotis Maratua yang dikenal sebagai surga tropis Kalimantan Timur.

Antusiasme tinggi terlihat dari para peserta. Salah satunya Aldi Riandana, pelari asal Samarinda yang mengikuti kategori 10K Nasional. Baginya, mengikuti event lari di luar daerah merupakan tantangan tersendiri, sehingga ia memilih kategori dengan jarak lebih jauh.

“Prinsip saya, kalau ikut event di luar daerah, saya harus ikut yang 10K. Jika hanya 5K, mending saya lari di Samarinda saja,” ujar Aldi.

Aldi berharap bisa kembali berpartisipasi dalam Maratua Run 2026 atau event lari sejenis lainnya di destinasi wisata unggulan Kalimantan Timur. Harapan tersebut sejalan dengan pernyataan Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, yang mengungkapkan rencana penyelenggaraan event lari di lokasi wisata lainnya, seperti Biduk-Biduk.

Kesuksesan Maratua Run 2025 membuktikan bahwa ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga sarana promosi wisata bahari Kalimantan Timur.

Diharapkan, event ini terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang dinantikan oleh para pelari nasional maupun internasional.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

BNN dan PARFI Jajaki Kerjasama Pencegahan Narkoba di Industri Perfilman

Sekretaris Utama BNN RI, Tantan Sulistyana menerima audiensi dari Caretaker Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Jumat (14/2). Pertemuan ini bertujuan membahas upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di industri perfilman Indonesia.

Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak sepakat meningkatkan kerja sama dalam mengedukasi para pelaku industri film mengenai bahaya narkotika. Beberapa langkah yang dibahas mencakup penyelenggaraan seminar, workshop, serta kampanye anti-narkoba yang ditujukan bagi aktor, aktris, dan kru film.

Sekretaris Utama BNN RI menekankan pentingnya peran aktif komunitas perfilman dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Beliau menyatakan bahwa industri film memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik dan dapat menjadi agen perubahan dalam menyebarkan pesan positif terkait bahaya narkotika.

Wakil Ketua Caretaker PARFI, Mutiara Sani, menyambut baik hal ini dan berkomitmen untuk bekerja sama dengan BNN dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkotika. PARFI juga berencana memasukkan materi edukasi tentang bahaya narkotika bagi para anggotanya.

Kerja sama antara BNN dan PARFI diharapkan menjadi langkah strategis dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika di kalangan pelaku industri kreatif sekaligus memberikan contoh positif bagi masyarakat luas.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kemenag Pastikan PPG PAI di Sekolah Terus Jalan

Kementerian Agama atau Kemenag memastikan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah tetap berjalan. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan PPG bagi guru PAI di sekolah sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Indonesia.

Menurut Menag, program ini juga akan memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan agama di sekolah-sekolah, serta meningkatkan profesionalisme guru dalam menjalankan tugasnya. Lebih dari itu, program ini juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan guru.

“PPG adalah sarana para guru meningkatkan profesionalitas. Sehingga ilmu dan keterampilan yang mereka peroleh dapat dimanfaatkan untuk memberikan pendidikan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa,” tegas Menag di Jakarta, Jumat (14/2/2025).

“Tahun ini kita akan gelar PPG untuk 95.367 guru PAI pada sekolah. Dengan PPG, guru PAI di sekolah akan mendapatkan sertifikat pendidik dan bagi yang memenuhi syarat akan mendapat tunjangan profesi guru mulai tahun berikutnya. Jadi, melalui PPG, Kemenag mendukung program Presiden untuk menyejahterakan guru,” sambungnya.

Dirjen Pendikan Islam Kemenag Suyitno mengatakan, sejak 2024, pihaknya telah menggelar PPG guru PAI di sekolah umum dalam dua angkatan dengan total 28.677 peserta. Sebanyak 13.409 guru PAI yang lulus pada angkatan I, telah menerima sertifikat pendidik. Sementara 15.268 guru PAI akan melaksanakan Uji Pengetahuan (UP) PPG angkatan II secara daring berbasis domisili pada 15 Februari 2025.

“PPG ini sangat penting sebagai upaya dalam meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru. Hal ini sejalan dengan asta cita Presiden Prabowo untuk menjadikan guru sebagai pilar utama dalam membangun bangsa. Saya berharap melalui program ini, para guru dapat terus berkembang dan mendapatkan pengakuan atas profesi mereka,” ujar Suyitno.

“Guru PAI di sekolah yang telah mendapatkan sertifikat pendidik melalui PPG akan mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang diterima setiap tahun hingga batas usia pensiun. Hal ini menunjukkan kehadiran negara dalam memuliakan para guru,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menteri Nusron Serahkan Sertipikat HGB ke Masyarakat Kampung Nelayan Muara Angke

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, menyerahkan lima Sertipikat Hak Guna Bangunan (HGB) kepada masyarakat Kampung Nelayan Komplek Bermis RW 11, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara pada Minggu (16/02/25).

Sertipikat dalam bentuk Elektronik ini merupakan Sertipikat HGB di atas Hak Pengelolaan (HPL) No. 54/Jakarta Utara yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Alhamdulillah, sertipikat telah terbit, sehingga memberikan kepastian hukum. Meskipun sertipikat ini berupa SHGB, tidak masalah karena sudah memiliki kekuatan hukum yang kuat,” ujar Menteri Nusron di hadapan masyarakat Kampung Nelayan Komplek Bermis.

Menurutnya, skema HGB di atas HPL dapat menjadi solusi dalam penyelesaian permasalahan pertanahan.

“Negara tetap bisa melindungi warganya dengan memberikan sertipikat, tetapi aset kekayaan pemerintah provinsi tidak hilang dan tidak berkurang, namun Bapak/Ibu tetap memiliki hak atas tanah tersebut dengan kekuatan hukum yang kuat,” jelas Menteri Nusron.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi DKI Jakarta, Alen Saputra, mengungkapkan bahwa total bidang tanah di atas HPL No. 54/Jakarta Utara terdapat sebanyak 687 bidang. Adapun rinciannya meliputi 587 bidang tanah yang telah terukur dan 100 bidang yang belum terukur.

“Hari ini merupakan bagian dari penyelesaian permasalahan pertanahan di Muara Angke. Pengukuran untuk 100 bidang tanah yang belum terukur masih dalam proses. Pada saatnya nanti, kami berharap Menteri Nusron dapat memberikan sertipikat kepada masyarakat sebagai tanda kasih dari BPN,” ujar Alen Saputra.

Hadir dalam kesempatan ini, Staf Ahli Bidang Teknologi Informasi, Dwi Budi Martono; Staf Khusus Bidang Komunikasi Strategis dan Kerja Sama Antarlembaga, Muda Saleh; Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis; Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Publik, Rahmat Sahid; Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara, Sontan Coir Manurung; serta beberapa Perangkat Desa Kampung Nelayan Komplek Bermis RW 11 dan perwakilan Forkopimda setempat.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kadis Kominfo Jambi Terima Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Bahas Seleksi KPID

Kadis Kominfo Provinsi Jambi, Ariansyah menyambut kedatangan Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi bersama Ketua Komisi 1, Zainal dan para anggota Komisi 1 DPRD Bengkulu bertempat di ruang pola kantor Dinas Kominfo Provinsi Jambi.

Kunjungan Ketua DPRD Provinsi Bengkulu tersebut dalam rangka study tidur pelaksanaan Undang-undang Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan dan bahan materi yang diberikan dalam proses pelaksanaan seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Jambi.

“Dalam kunjungan kerja kali ini, kami dapat masukan yang sangat baik terkait proses pelaksanaan seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Jambi dan berharap proses tersebut dapat terlaksana juga dengan baik di Provinsi Bengkulu” paparnya.

Sementara, Kadis Kominfo Jambi, Ariansyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa peran KPID sebagai lembaga independen sebagai wadah mengontrol dan mengawasi penyiaran sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.
Sehingga dalam proses seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah dengan berpedoman Undang Undang nomor 32 Tahun 2002 dan Peraturan KPI Nomor 01/P/KPI/07/2014 melalui beberapa tahapan baik itu pendaftaran, seleksi bahan, tes tertulis, psikologi serta uji kelayakan dan kepatutan.

“Semoga ke depan proses seleksi KPID Provinsi Bengkulu berjalan dengan baik yang menghasilkan anggota KPID profesional, mumpuni dan menguasai wawasan pengetahuan penyiaran digital sesuai perkembangan zaman” harap Kadis Kominfo Jambi.

Setelah kunker tersebut Kadis Kominfo Jambi yg juga penggiat kopi Jambi dan juga selaku Ketua DPD ASKI (Asosiasi Kopi Indonesia) wilayah Jambi mengajak Ketua DPRD Prov Bengkulu dan rombongan untuk menikmati kopi Jambi di Cafe Moto Koffie dikawasan sipin milik Erik Meyer yg juga pengusaha gas oksigen dengan menawarkan kopi-kopi Jambi dari berbagai varian lengkap dan rasa yang unik sehingga terkenal baik dalam Negeri maupun luar negeri.

Setelah ngopi kunker diakhiri makan siang dengan menikmati makanan khas Jambi di Warung Bido milik pengusaha asli Jambi Ritas Mairianto dikawasan pematang sulur yang terkenal dengan menu yg disajikan maknyus dan tempatnya nyaman dg nuansa alam pedesaan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News