“Sehingga terbangun respons positif dari publik terhadap penyempurnaan program-program kementerian agama,” lanjutnya.
Di sisi lain, pers juga dapat menjadi pemberi masukan yang konstruktif bagi Kementerian Agama. Dengan jaringan yang luas dan ketersediaan SDM yang berkualitas, kalangan pers tentunya sangat otoritatif sebagai penyampai saran dan masukan dari publik kepada Kementerian Agama.
“Inilah dua bentuk kerjasama yang akan banyak memberi kebaikan bagi keberlangsungan layanan publik di lingkungan Kementerian Agama,” tutur Menag.
Hadir 60 jurnalis media secara daring dan luring. Hadir pula Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Sekretaris Ditjen Bimas Islam M. Fuad Nasar, serta pejabat di lingkungan Ditjen Bimas Islam.


.webp)


















