Kakanwil berharap, capaian ini dapat ikut memajukan dunia penelitian, terutama di madrasah. Selain itu, prestasi ini juga bisa menjadi motivasi serta contoh bagi madrasah lainnya untuk menciptakan inovasi-inovasi baru yang berdaya saing tinggi dan bermanfaat bagi dunia.
“Prestasi ini juga diharapkan dapat mewujudkan madrasah riset unggul, inovatif, dan berprestasi,” tutur Zayadi.
Menurut Kepala MAN 1 Gresik, Masfufah, dalam lomba tersebut, Tim MAN 1 Gresik mempresentasikan hasil penelitian tentang “Fish Anesthetic With Closed Transportation Method Based On Oxidized Hyoscyamin Compound In Amethyst Extract (Datura Metel) As Analgesic And Saporific Drugs”.






