“Sehingga mengalami penurunan sebesar Rp 548. 271.217. 363, 05,” sebut Wagub Dedy Ermansyah, membacakan Nota Penjelasan Gubernur Bengkulu.
Selanjutnya, kata Dedy, Belanja daerah sebelum perubahan sebesar Rp 3, 475 triliun lebih dan setelah perubahan dianggarkan sebesar Rp 2, 834 triliun lebih dan mengalami penurunan sebesar Rp 641, 078 miliar lebih.
“Dari uraian diatas dapat dijelaskan bahwa Pendapatan Daerah pada perubahan APBD Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2020 mengalami penurunan sebesar Rp 548.271.217.363,05,” ujarnya.






