Senin, Februari 2, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Mobil Listrik SMK di Madiun Bantu UMKM Terdampak Covid-19

Suarapemerintah.id – Kabar membanggakan datang dari Madiun, dimana siswa SMK disana berhasil membuat mobil listrik. Mobil listrik buatan SMK Model PGRI 1 Mejayan Kabupaten Madiun tersebut bahkan sudah dipesan sebanyak 196 unit.

Mobil listrik yang bernama Mokasi, kependekan dari Mobil Listrik Kampung Pesilat memang mobil yang dibuat untuk membantu UMKM berjualan.

- Advertisement -

Hal tersebut dipertegas oleh Kepala SMK Model PGRI 1 Sampun Hadam. ”Pesanan dari pelaku UMKM di berbagai daerah seperti berasal dari Semarang, Boyolali, Bekasi, Bandung dan Kalimantan Utara,” kata Sampun.

Sampun mencontohkan, Mokasi yang dipesan seorang pembeli dari Semarang bakal digunakan untuk menjual makanan tengkleng.

- Advertisement -

Dari 196 unit mokasi yang dipesan, 18 di antaranya sudah terkirim. Sisanya masih dalam tahap pengerjaan.

Pihaknya juga membangun pabrik agar bisa membuat mobil ini dalam jumlah banyak dan cepat.

Pabrik itu, kata dia, dibangun dengan dana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta swadaya sekolah. Jika pembangunan pabrik selesai, pihaknya bisa membuat 20 unit dalam sebulan.

Pihaknya pun membuka peluang bagi sekolah lain untuk bergabung.

“Kami ingin menggandeng dengan SMK lain untuk ber-partner. Kami sudah sediakan parts bisa dikerjakan di sekolah lainnya. Nanti asembling dan quality control akan kita bimbing,” ungkap Sampun.

Mokasi ini tercipta atas keprihatinan banyaknya pekerja yang di-PHK selama masa pandemi Covid-19. Untuk itu muncul ide bagaimana membuat kendaraan sederhana dan efisien agar bisa digunakan untuk berjualan.

Berita Mokasi bahkan membuat Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, datang secara langsung menyempatkan diri untuk melihat karya para pelajar asal Kabupaten Madiun ini.

Mokasi mempunyai sepesifikasi yakni memiliki panjang 2,5 meter dengan lebar sekitar 1,5 meter dan memiliki daya tempuh hingga 90 kilometer. .

Mobil ini dirancang dan dibuat pada saat masa pandemi Covid-19 sekitar bulan Mei 2020. Untuk membuat satu mobil listrik UMKM menghabiskan dana sekitar Rp 15 juta dengan waktu produksi satu bulan.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru