spot_img

BERITA UNGGULAN

Aceh Prioritaskan Pembangunan Lumbung Pangan di 2021

Suarapemerintah.id – Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam melalui Dinas Pangan Aceh memberikan informasi kepada publik yakni akan menjadikan pembangunan lumbung pangan sebagai prioritas di 2021 mendatang. Prioritas tersebut akan dilakukan di sejumlah kabupaten/kota provinsi setempat.

Tujuan utama untuk membangun lumbung pangan tersebut yakni agar komoditas pangan Aceh tidak langsung dikirim keluar daerah pasca panen.

- Advertisement -

Kita rencana membangun lumbung pangan ini tahun 2020, karena refocusing (anggaran) untuk Covid-19 jadi semua dipotong. Jadi kita programkan kembali pada 2021, prioritas kita membangun lumbung pangan dan lantai jemur,” kata Kepala Dinas Pangan Aceh Cut Yusminar di Banda Aceh.

Menurut dia, lumbung pangan lengkap dengan lantai jemur itu hanya berkapasitas kecil, yang diperuntukkan bagi kelompok tani di desa-desa agar dapat menjemur lalu menyimpan langsung pascapanen.

- Advertisement -

Daerah yang direncanakan akan dibangun lumbung pangan target tahun 2021 seperti Aceh Tenggara, Bener Meriah, Aceh Tengah dan Aceh Utara,” kata Cut Yusminar.

Cut Yusminar menjelaskan selama ini pihaknya mendapati banyak komoditas pangan Aceh setelah dipanen langsung kirim ke Medan, Sumatera Utara. Hal itu karena daerah Tanah Rencong itu tidak memiliki tempat penyimpanan dan mesin pengering gabah (dryer) yang cukup.

Kenapa kita fokus kesitu karena selama ini padi kita ketika panen dibawa ke Medan. Alasan petani enggak cukup lantai jemur, alasan enggak ada gudang tempat penyimpanan, jadi kita prioritaskan itu,” katanya.

Apalagi, Cut menambahkan, kini proses panen padi sudah menggunakan mesin pemanen (combine harvester) yang dapat menghasilkan sekitar 50 ton gabah per hari, namun kondisi pabrik padi  tidak semuanya memiliki drayer.

Kita ada beberapa drayer tapi pun terbatas, hanya pabrik besar. Kalau pabrik kecil enggak ada. Kalau di Medan bisa sampai 20 ton sekali dimasukkan ke pengeringan,” katanya.

Jadi setelah panen jika kita disimpan maka kualitas padi akan menurun, karena padi basah, bisa kuning dan bau, maka dikirim lah ke Medan, karena kita enggak ada tempat penyimpanan, katanya lagi.

Nantianya, kata dia, lumbung pangan tersebut dapat digunakan oleh kelompok tani sesuai dengan komoditas unggulan di setiap daerah mulai dari jagung, kacang kuning, cabai, bawang dan komoditas lainnya.

Jadi (tahun) kemarin sudah banyak kita bangun lumbung pangan di daerah pesisir Timur, maka tahun depan kita bangun daerah Aceh bagian Tengah, karena ini tidak hanya untuk padi saja, petani juga perlu untuk jagung, bawang merah, cabe dan lainnya,” kata Cut.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru