Suarapemerintah.id – PT Garuda (Persero) Tbk, dinobatkan sebagai salah satu maskapai penerbangan dunia dengan standar penerapan protokol kesehatan dan keamanan terbaik di masa pandemi COVID-19. Penghargaan dari Safe Travel Barometer tersebut merupakan hasil audit dan penilaina konsistensi penerbangan dalam menerapkan protokol kesehatan yang aman dari virus Corona.
“Pencapaian ini memiliki arti tersendiri bagi upaya berkelanjutan dan konsistensi kami untuk selalu mengedepankan penerapan protokol kesehatan secara optimal pada seluruh lini operasional penerbangan, guna memastikan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 selama penerbangan berjalan dengan maksimal,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra.
Irfan Setiaputra mengatakan bahwa ia selalu menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan yang konsisten dalam penerbangan, selama pandemi Covid-19 masih merebak.
Menurutnya, rasa aman yang dirasakan oleh penumpang dengan diterapkannya protokol kesehatan menjadi kunci untuk mendongkrak kembali tingkat okupansi yang sempat terpukul telak pada periode April hingga Mei lalu.
Irfan mengakui, pada awalnya tidak mudah untuk menerapkan protokol kesehatan secara berkelanjutan dalam setiap penerbangan.
“Duduknya masih sebelah-sebelahan, dapet komplain. Tapi dari waktu ke waktu kita tegaskan distancing itu penting,” katanya.
Dengan terus diterapkannya protokol kesehatan, Irfan meyakini penumpang akan semakin yakin untuk terbang bersama Garuda, kemudian dapat mempromosikannya ke masyarakat.
“Kami memastikan mereka yang masih terbang tetap sehat. Kemudian bisa bercerita naik Garuda aman,” ucapnya.
Berdasarkan hasil audit Safe Travel Barometer, Garuda Indonesia menjadi satu-satunya maskapai penerbangan asal Indonesia yang berhasil masuk dalam jajaran 20 besar dunia bersama dengan beberapa maskapai global lainnya.
Pemeringkatan tersebut didasari oleh penilaian komprehensif atas implementasi standar penerapan prokes dan keamanan layanan penerbangan, di mana Garuda Indonesia memperoleh rating 4 dari skala rating tertinggi 5.
Safe Travel Barometer melakukan penilaian terhadap standar kesehatan dan keselamatan yang diinginkan konsumen, termasuk dari aspek kenyamanan penumpang, pelayanan, dan pengalaman penumpang secara keseluruhan kepada lebih dari 200 maskapai penerbangan dunia.
Adapun sejumlah indikator utamanya diantaranya meliputi ketentuan penggunaan masker oleh petugas pelayanan penerbangan, prosedur disinfeksi armada secara rutin, thermal screening hingga ketentuan health declaration form.


.webp)












