Rabu, Januari 28, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

NTB Mall Berhasil Pasarkan Produk Lokal ke Eropa dan Amerika

SuaraPemerintah.id – Sejak diluncurkan pada 17 Desember lalu, NTB Mall makin berkembang dan telah berhasil memasarkan berbagai produk lokal ke pasar luar negeri seperti Eropa dan Amerika. NTB Mall merupakan aplikasi marketing (e-commerce) ekonomi digital yang menghubungkan IKM/UMKM lokal Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) beserta produk-produknya langsung kepada calon pembeli.

Saat ini, tercatat lebih dari 1.600 IKM dan UMKM yang terdaftar dalam aplikasi digital NTB Mall, dengan lebih dari 3000 jenis produk yang dipasarkan.

- Advertisement -

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB Drs H Faturrahman M.Si, mengatakan bahwa NTB Mall merupakan wadah berkumpulnya para UMKM lokal untuk meningkatkan transaksi dan memperkenalkan produknya.

“Di sini (NTB Mall) wadahnya UMKM berkumpul. Terobosan ini sangat penting dilakukan terutama untuk menjawab tantangan di masa pandemi Covid-19 ini,” katanya.

- Advertisement -

NTB Mall juga merupakan miniatur dari produk IKM dan UMKM yang ada di NTB. Dikemas dalam bentuk aplikasi yang dikembangkan oleh Dinas Perdagangan NTB untuk memperluas pemasaran produk UKM dan UMKM lokal melalui digital marketing.

“Produk yang ditawarkan pun beragam. Mulai dari kuliner, makanan, hingga produk fashion,” jelasnya.

Hadirnya aplikasi NTB Mall merupakan salah satu ikhtiar Pemerintah Provinsi NTB untuk mengembangkan UMKM lokal dan merambah ke pasar – pasar domestik maupun global. Beberapa produk UMKM sudah menembus pasar luar negeri melalui aplikasi tersebut.

Misalnya produk kerajinan tangan batok kelapa karya UMKM dari Lombok Barat. Keunikan dan nuansa seni  produk kerajinan ini sangat laris di sejumlah negara di Eropa.

“Kerajinan tangan berbahan batok kelapa ini sudah masuk pasar ekspor ke beberapa negara eropa. Nilai transaksinya lumayan. Saat ini ada permintaan juga dari Australia dan sebagian Asia,” kata  Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perdagangan NTB, Denny Evita.

Evita mengatakan, produk batok kelapa ini sangat menarik minat pasar Amerika. Desain-desain produknya juga menyesuaikan permintaan pasar ekspor di sana.

Ia memaparkan, komoditi ekspor NTB di luar pertambangan saat ini masih dominan disumbang dari produk ekonomi kreatif seperti mutiara, kerajinan tangan batok kelapa dan anyaman ketak. Selain itu, komoditi agro juga mampu bertahan meski di masa pandemi. Seperti Vanili yang dikirim ke pasar Amerika, dan Kopi ke Amerika dan sebagian negara Eropa.

Menurutnya, keberhasilan menembus pasar ekspor bagi pelaku kerajinan seperti ini membutuhkan proses yang cukup panjang. Setiap tahun Dinas Perdagangan NTB menyiapkan 30 pelaku UMKM di sektor kerajinan dan produk lainnya untuk diusulkan ke Kementerian Perdagangan.

“Tiap tahun kita siapkan 30 pelaku UMKM, mereka bawa sample produknya untuk dikurasi. Dari 30 itu akan diambil 5-6 yang punya potensi, nah dari situ masih diseleksi lagi dan diambil 2 saja,” ungkap Denny.

Dua pelaku UMKM yang terpilih tersebut kemudian akan mendapatkan pendampingan dari Kementerian Perdagangan melalui Dinas Provinsi. Pendampingan dan peningkatan mutu berkaitan dengan finishing desain dan kemasannya.

“Setelah finish up, kemudian akan dilakukan test market di ajang Trade Expo Indonesia yang diselenggarakan tiap tahun di Jakarta. Kecuali tahun 2020 ya, itu pelaksanaannya online karena pandemi,” jelasnya.

Melansir website resmi Dinas Perdagangan NTB, animo pelaku UKM dan UMKM di NTB untuk dapat masuk dan mengakses layanan NTB Mall ternyata cukup tinggi. Hal ini bisa terlihat dari peningkatan jumlah seller dan jenis produknya di aplikasi NTB Mall. Nilai transaksinya juga terus meningkat berkisar Rp1,5 juta sampai Rp2 juta perhari.

Aplikasi NTB Mall bisa diunduh melalui playstore di ponsel pintar berbasis android. Seperti aplikasi e-commerce lainnya, transaksi di NTB Mall juga bisa dilakukan dengan cepat secara online lewat situs www.ntbmall.com

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru