SuaraPemerintah.id – “RUSTO TEMPEH” Sebuah pabrik tempe Indonesia pertama diresmikan oleh Duta Besar Duta Besar RI untuk China dan Mongolia, Djauhari Oratmangun. Produk industri tempe pertama ini berada di kawasan industri food processing di Distrik Songjiang, Shanghai, China.
Peresmian dilakukan bersama Konjen RI Shanghai Deny W Kurnia. Acara ini juga dihadiri CEO Seastar Foods Co,Ltd Venny Hariyanti dan CEO PT Kapal Api, Indra Boedijono.
“Keberadaan pabrik tempe di Tiongkok ini menunjukkan kecintaan anak bangsa untuk mempromosikan kuliner Indonesia melalui tempe. Ini wujud nyata tidak saja diplomasi ekonomi Indonesia di China, juga menjadi alat dalam diplomasi kuliner Indonesia memasuki pasar kuliner Tiongkok yang begitu besar dan terbesar di dunia saat ini,” kata Djauhari.
Pabrik tempe Indonesia ini didirikan karena melihat adanya kebutuhan masyarakat Indonesia di China yang cukup besar untuk mendapatkan produk makanan berbahan dasar kacang kedelai segar Indonesia.
Selain itu, ini juga menjadi cara mempromosikan makanan olahan kacang kedelai tersebut sebagai salah satu ikon penting produk makanan Indonesia ke masyarakat China.
Tempe saat ini sudah banyak diperjualbelikan di pasar trading online Cina seperti Taobao – Alibaba.com. Di sana terdapat IDN Shop Indonesia yang menjual berbagai produk makanan Indonesia.
Namun, barang yang dijual masih dalam jumlah yang sangat terbatas dan hanya dikenal oleh kalangan penggemar makanan tempe asal Indonesia yang merantau hidup di China.
Djauhari menyampaikan penghargaan kepada Seastar Foods Co.,Ltd yang telah membuka jalan dalam mempromosikan tempe makanan khas Indonesia di pasar Cina melalui Shanghai.
Dubes RI menyampaikan doa dan harapannya bahwa dengan hadirnya pabrik tempe Indonesia di kota Shanghai, diharapkan menjadi salah satu foot print kuliner Indonesia di pasar Tiongkok.
Dubes RI pun mengharapkan dukungan besar dariseluruh masyarakat Indonesia di Shanghai, baik dari KJRI, para pengusaha dan perwakilan persusahaan Indonesia di Shanghai, para pelajar dan mahasiswa Indonesia di Shanghai dan juga Tiongkok (PPPIT), serta seluruh kalangan diaspora pemerhati Indonesia yang menjadi roda pendorong dalam mempromosikan tempe di kalangan masyarakat Tiongkok.
Turut hadir dalam acara peresmian tersebut, Wakil Dubes RI Beijing, President dan Chairman Indonesia Chamber of Commerce in China Region (INACHAM), VP Bank Mandiri Shanghai, Atase Perdagangan KBRI Beijing, dan tim KBRI Beijing dan KJRI Shanghai, serta para pengusaha dan masyarakat Indonesia lainnya.


.webp)















