spot_img

BERITA UNGGULAN

Dirut BPJS Hadirkan ‘BPJS Mendengar’, Inovasi Pelayanan JKN-KIS

SuaraPemerintah.id – Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti akan  menyiapkan layanan terbaru yakni program BPJS Mendengar. Program ini merupakan inovasi untuk memperbaiki layanan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)

Adanya program ini sebagai tanda mengawali kerja jajaran Direksi yang baru masa jabatan 2021-2026.

- Advertisement -

Program ‘BPJS Mendengar’ bertujuan menangkap aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan terkait JKN-KIS dan BPJS Kesehatan. Program akan dilaksanakan minggu kedua sampai keempat Maret tahun 2021.

“Tentunya, program ini adalah bagian dari upaya kami mendapat masukan sebanyak mungkin untuk perbaikan program JKN-KIS,” tutur Ali Ghufron di Hotel Shangrila Jakarta pada Selasa, 2 Maret 2021.

- Advertisement -

“Masukan yang baik serta konstruktif akan diejawantahkan untuk memperkuat rencana strategis BPJS Kesehatan dalam mengelola Program JKN-KIS.”

Target program “BPJS Mendengar” menyasar peserta JKN-KIS, DPR, fasilitas kesehatan, pemberi kerja, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kami akan siapkan kanal-kanal untuk masukan tersebut. Kami mengimbau masyarakat ikut berpartisipasi memberikan masukan konstruktif bagi pengelolaan program JKN-KIS,” imbuh Ali Ghufron.

Ali Ghufron menegaskan kembali fokus perhatian Direksi BPJS Kesehatan. Saat ini, jajaran direksi berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada peserta sesuai customer journey, antara lain mengurai antrean di fasilitas kesehatan, dan mempercepat koordinasi rujukan antar fasilitas kesehatan.

Kemudian mengoptimalkan bridging sistem informasi BPJS Kesehatan dengan layanan fasilitas kesehatan, serta memperkuat upaya edukasi publik mengenai JKN-KIS.

Harapan kualitas layanan yang meningkat akan berimbas terhadap sustainibilitas atau keberlanjutan Program JKN-KIS.

Dalam memperkuat ekosistem Program JKN-KIS sesuai dengan amanat Perpres 64 tahun 2020, BPJS Kesehatan akan mengoptimalisasi kerja sama lintas sektoral dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.

Ekosistem JKN-KIS yang sehat akan tercapai bila masing-masing pemangku kepentingan melaksanakan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya.

“Ekosistem JKN-KIS yang sehat akan tercapai bila masing-masing pemangku kepentingan melaksanakan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya,” kata Ali Ghufron.

Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti juga mengumumkan formasi anggota Direksi BPJS Kesehatan, diantaranya Direktur Pengawasan, Pemeriksaan dan Hubungan Antar Lembaga Mundiharno; Direktur Keuangan dan Investasi Arief Witjaksono Juwono Putro; Direktur SDM dan Umum Andi Afdal.

Lalu, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan Lily Kresnowati; Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Manajemen Risiko Mahlil Ruby; Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta David Bangun; dan Direktur Teknologi Informasi Edwin Aristiawan.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru