Selasa, Januari 27, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Komisi V DPR RI Sebut Pelni Perlu Berdayakan Program Tol Laut Agar Distribusi Logistik Menyeluruh di Tanah Air

SuaraPemerintah.id – Komisi V DPR RI menyebutkan bahwa PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) perlu memberdayakan program tol laut untuk memastikan pendistribusian logistik ke seluruh pulau dan daerah di Indonesia saat pandemi COVID-19. Hal tersebut penting terutama bila terjadi kondisi serba sulit di mana penyekatan di jalur darat terpaksa dilakukan secara menyeluruh di berbagai daerah di Tanah Air.

Hal ini diungkapkan oleh Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, 23 Mei 2021.

- Advertisement -

“Pelni harus memaksimalkan seluruh potensinya dalam mendistribusikan kebutuhan bahan pokok dengan menggunakan akses tol laut ke seluruh daerah di Indonesia,” katanya.

Menurut dia, hal tersebut penting terutama bila terjadi kondisi serba sulit di mana penyekatan di jalur darat terpaksa dilakukan secara menyeluruh di berbagai daerah di Tanah Air.

- Advertisement -

Ia juga berpendapat bahwa dengan fokus pada pendistribusian logistik, Pelni bisa mengatasi pembengkakan biaya misalnya atas berbagai perawatan karena kapal-kapal yang tidak beroperasi saat pandemi.

Dengan demikian, lanjutnya, Pelni juga masih bisa terus menghasilkan dan produktif.

Syahrul juga mengapresiasi Pelni yang terus agresif dalam memperkuat bisnis logistiknya antara lain melalui aplikasi MyCargoo.

Perubahan yang adaptif dengan era disrupsi digital seperti saat ini dinilai akan meningkatkan optimisme bahwa kinerja Pelni juga akan meningkat seiring dengan perubahan, inovasi dan kemudahan yang ditawarkan melalui aplikasi tersebut.

Sebelumnya, PT Pelni (Persero) mengajak pemerintah daerah untuk memaksimalkan muatan balik tol laut dengan memanfaatkan komoditas unggulan yang ada di tiap daerah.

Pjs. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Opik Taupik menyampaikan bahwa muatan balik dari wilayah timur menunjukkan peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Kami sangat mengapresiasi pemda yang mulai memanfaatkan muatan balik produksi daerah. Kami buka selebar-lebarnya pintu bagi UMKM daerah untuk memperluas pangsa pasar komoditas unggulan mereka,” kata Opik Taupik dalam pernyataan pers di Jakarta, Rabu (5/5).

Opik mengatakan PT Pelni sebagai salah satu operator tol laut terus mendukung upaya Pemerintah untuk memperluas pasar komoditas unggulan suatu daerah ke daerah lain melalui muatan balik.

Hingga April 2021, PT Pelni telah mengangkut muatan balik pada kapal tol laut sebanyak 1.282 Teus. Trayek T-15 yang melayani rute Tg. Perak – Makassar – Jailolo – Morotai – Tg. Perak dengan KM Logistik Nusantara 3, menjadi penyumbang muatan balik tertinggi yakni sebanyak 323 Teus.

“Muatannya berupa kayu kelapa, kopra, batang kayu dan hasil laut. Selain itu, untuk pertama kalinya dari Jailolo juga mengangkut muatan balik VCO (Virgin Coconut Oil) sebanyak satu kontainer pada voyage empat,” ujarnya.

Opik menambahkan selama Januari hingga April 2021 PT Pelni telah mengangkut sebanyak 2.289 Teus muatan berangkat, meningkat sebanyak 1.037 Teus atau naik sebanyak 82,8% dari total 1.252 Teus jika dibandingkan di tahun 2020 pada periode yang sama. (red/pen)

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru