spot_img

BERITA UNGGULAN

Pertamina Operasikan 17 Lokasi Tambahan BBM Satu Harga di Wilayah Jatimbalinus

SuaraPemerintah.id – PT Pertamina (Persero) akan menambah 17 lokasi pengoperasian bahan bakar minyak Satu Harga di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara atau Jatimbalinus sebagai wujud pemenuhan hak masyarakat untuk mendapatkan energi secara sama dan setara. Saat ini sudah beroperasi sebanyak 10 titik yang semakin mempermudah akses masyarakat terhadap energi dalam menunjang kegiatan perekonomian.

Hal ini diungkapkan oleh Unit Manager Communication & CSR Marketing Region Jatimbalinus Pertamina Deden Mochamad Idhani dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 24 Mei 2021. Pihaknya mengatakan pengoperasian lembaga penyalur BBM Satu Harga berpengaruh dengan kegiatan perekonomian masyarakat.

- Advertisement -

“Tahun ini ada 17 titik tambahan layanan BBM Satu Harga akan beroperasi di wilayah Jatimbalinus, sampai saat ini sudah beroperasi sebanyak 10 titik yang semakin mempermudah akses masyarakat terhadap energi dalam menunjang kegiatan perekonomian,” kata Deden.

Sebelum layanan BBM Satu Harga beroperasi, masyarakat mendapatkan harga BBM jenis premium sekitar Rp7.000 – Rp8.000, pertalite sekitar Rp9.000, dan solar sekitar Rp6.500 per liter.

- Advertisement -

Kini empat provinsi di wilayah Jatimbalinus sudah terdapat 53 titik BBM Satu Harga yang melayani kebutuhan bahan bakar minyak di sana dengan wilayah lain di Indonesia, yaitu harga premium Rp6.450 per liter dan harga biosolar Rp5.150 per liter.

Dalam upaya mendukung pengoperasian layanan BBM Satu Harga khusus di Nusa Tenggara Barat, Pertamina akan membuka jalur baru pengiriman bahan bakar dari Fuel Terminal Bima menuju SPBU di Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu yang baru saja diresmikan agar masyarakat tak lagi menempuh jarak 15 kilometer untuk membeli BBM.

Pertamina terus menambah jaringan dan jalur distribusi BBM hingga ke seluruh pelosok mulai dari daerah paling utara hingga ke daerah paling selatan di Indonesia.

“Titik-titik lembaga penyalur yang melayani BBM Satu Harga merupakan upaya Pertamina dalam mendukung kemajuan Indonesia,” tutup Deden.

Seperti diketahui pemerintah melalui Kementerian ESDM pada tahun 2021 menargetkan ada 76 titik baru penyaluran BBM Satu Harga menyusul 83 lokasi yang sudah tercakup sepanjang 2020. Hingga 2024 sesuai roadmap, Pertamina menargetkan pembangunan BBM Satu Harga mencapai 500 titik. Hal ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pertamina untuk membantu Pemerintah dalam mewujudkan energi berkeadilan. (red/pen)

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru