spot_img

BERITA UNGGULAN

Bank Mandiri Salurkan Bansos Rp 6,61 Triliun Kuartal II 2021

SuaraPemerintah.ID – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengklaim telah menyalurkan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah senilai Rp6,61 triliun sepanjang semester I 2021. Bansos tersalur ke 5,9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Bansos disalurkan dalam beberapa bentuk. Pertama, Kartu Sembako yang jumlah totalnya mencapai Rp3,89 triliun. Bansos itu disalurkan kepada 3,7 juta penerima. Kedua, bansos dalam bentuk PKH dengan total nilai Rp2,72 triliun.

Bansos ini disalurkan ke 2,2 juta keluarga penerima manfaat.

“Ini diberikan baik melalui program (Kartu) Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH),” ungkap Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar saat konferensi pers virtual, Kamis (29/7).

Selain bansos, Alexandra mengatakan Bank Mandiri juga menunaikan penugasan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro senilai Rp34,64 miliar. Penyaluran kredit diberikan ke 3.563 nasabah.

Bank berlogo pita emas itu juga menjalankan program penjaminan kredit kepada UMKM dengan nilai mencapai Rp2,7 triliun ke 10.101 nasabah. Begitu juga dengan restrukturisasi kredit ke nasabah terdampak covid-19 mencapai Rp96,5 triliun.

Total restrukturisasi ini diberikan ke 439.629 nasabah. Bank mencatat nilai restrukturisasi kredit ini turun dari sebelumnya Rp12,5 triliun ke sekitar 580 ribu nasabah pada awal pandemi covid-19.

Sementara untuk penanganan dampak covid-19, bank BUMN itu mengklaim telah memberikan bantuan ke rumah sakit, bantuan mesin PCR, dan bantuan tenaga medis.

“Bank Mandiri memberikan perlindungan asuransi bagi lebih dari 34 ribu tenaga kesehatan yang diberikan melalui AXA Mandiri Financial Services,” terangnya.

Selain itu, perseroan juga memberikan bantuan makanan, sanitasi, dan vitamin untuk masyarakat terdampak covid-19 melalui kerja sama dengan 118 lembaga dan yayasan di berbagai daerah mencapai Rp2,7 miliar.

“Bank Mandiri juga melakukan vaksinasi pegawai dan keluarga untuk mendorong efektivitas peran bank sebagai intermediasi keuangan,” ucapnya.

Tercatat, ada 68.995 orang atau 93,38 persen dari total pegawai yang telah mendapat suntikan vaksin covid-19 dosis pertama. Sementara untuk dosis kedua mencapai 59.363 orang atau 80,35 persen dari total pegawai.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekt@suarapemerintah.id

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru