SuaraPemerintah.ID –Â Kementerian Agama umumkan hasil seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021. Seperti yang dijelaskan Sekjen Kemenag, Nizar, bahwa sebanyak 65.344 pelamar dinyatakan memenuhi syarat administrasi.
“Alhamdulillah para verifikator telah selesai menunaikan tugasnya. Dan semalam, telah diumumkan, bahwa sebanyak 65.344 orang atau sekitar 58 persen pelamar CASN Kemenag dinyatakan memenuhi syarat (MS) seleksi administrasi,” kata Nizar, Rabu (4/8/21).
Saat penutupan CASN Kemenag 26 Juli 2021, tercatat sebanyak 111.660 pelamar. Data ini terdiri dari 102.518 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 9.152 Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK). Sementara formasi CASN masih tersedia sekitar 10. 819, terdiri atas 1.361 CPNS dan 9.458 CPPPK. menurut Nizar, pelamar berhasil lolos seleksi terdiri dari 56.200 CPNS dan 9.144 CPPPK.
“Namun demikian, panitia masih membuka masa sanggah bagi peserta yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) atau tidak lulus seleksi administrasi,” paparnya.
Lanjutnya, masa sanggah akan mulai dibuka 5-8 Agustus 2021 pukul 21.00 WIB. Bagi pelamar tidak lulus dapat melakukan sanggah melalui akun masing-masing di situs https://sscasn.bkn.go.id.
“Ketentuannya, pelamar dalam masa sanggah tidak dimaksudkan untuk mengubah kembali dokumen, mengunggah ulang dokumen, tidak untuk menambah informasi, tidak untuk mengunggah dokumen yang salah, dan tidak untuk memperbarui dokumen apapun atau menambah dokumen apapun,” terang Nizar.
Proses selanjutnya panitia akan mengumumkan hasil sanggah pelamar yang memenuhi syarat pada 15 Agustus 2021. Pada saat yang sama, bagi seluruh peserta yang lulus dapat mengunduh Kartu Tanda Peserta Ujian pada laman https://sscasn.bkn.go.id.
“Bagi pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, kami sampaikan selamat. Silakan bersiap untuk mengikuti tahapan selanjutnya, yakni Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang teknisnya akan disampaikan lebih lanjut,” pungkasnya.
Nizar menambahkan, penilaian hasil seleksi CASN Kemenag, kelulusan pelamar ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi pelamar. Dia pun meminta agar para pelamar tidak percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan membayar sejumlah nominal.
“Ingat, jangan memercayai bila ada orang atau pihak tertentu yang menjanjikan kelulusan dalam setiap tahapan seleksi dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau dalam bentuk apapun. Tetap percaya diri saja, ikhtiar, berdoa, dan tetap jaga kesehatan” pesannya.






