SuaraPemerintah.ID –Â Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) merealisasikan program pembangunan irigasi perpipaan untuk para Kelompok Tani Karya Cinta Asih di Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Irigasi ini dihadirkan sebagai penampungan dengan panjang 4 meter, lebar 3 meter, kedalaman 2 meter dengan tinggi bangunan 3 meter. Sedangkan perpipaan sepanjang 400 meter dengan diameter 2 inch.
Dalam hal ini, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo memaparkan, air merupakan kebutuhan mutlak untuk sektor pertanian. Tanpa air, Mentan SYL menilai mustahil pertanian akan berkembang dengan baik.
“Air itu salah satu faktor penting bagi pertanian. Untuk itu, irigasi perpipaan ini merupakan program strategis untuk mengaliri lahan persawahan milik petani agar tak terganggu,” kata Mentan SYL.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil mengatakan, irigasi perpipaan dapat menjadi solusi saat kemarau.
“Sebagai bagian dari water management, irigasi perpipaan ini memastikan air bisa selalu tersedia untuk memenuhi kebutuhan lahan pertanian, termasuk saat kemarau. Sehingga produksi pertanian benar-benar tidak terganggu,” kata Ali.
Dia berharap masyarakat dapat menjaga dan memaksimalkan fungsi irigasi perpipaan ini.
“Sehingga bukan hanya produktivitas yang meningkat, tetapi juga pendapatan para petani,” tuturnya.
Direktur Irigasi Dirjen PSP Kementan, Rahmanto menambahkan, irigasi perpipaan untuk Kelompok Tani Karya Cinta Asih ini diselenggarakan juga untuk menjaga tingkat kesejahteraan petani.
“Kementan memastikan air selalu tersedia untuk mendukung produksi pertanian, salah satunya melalui irigasi perpipaan,” pungkasnya.






