spot_img

BERITA UNGGULAN

Mengenal Angelina Runtukahu, Atlet Putri “Garang” Yang Berhasil Menang KO di PON XX Papua

Suarapemerintah.ID – Kabar gembira kembali datang dari Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Atlet muaythai putri dari Sulawesi Utara, Angelina Runtukahu, berhasil meraih medali emas setelah menaklukkan atlet putri asal Jawa Tengah Khoerathun Soelehah di partai final cabang olahraga muaythai.

Angelina menumbangkan KO lawannya itu di Gedung Olahraga (GOR) Sekolah Tinggi Theologia (STT) GIDI Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (3/10/2021). Pertandingan berlangsung sengit, namun ada momen mengharukan yang patut mewakili fair play yang dijunjung tinggi dalam dunia olahraga.

Pertandingan tersebut memang berlangsung cukup singkat, hanya sekitar lima menit saja. Pertarungan mulai memanas dari detik pertama karena sejak ronde awal dimulai, Angelina langsung melayangkan tendangan. Serangan ini pun sempat membuat Khoerathun Soelehah terjatuh di menit pertama.

Setelah itu, pertandingan kembali dilanjutkan, kedua belah pihak saling menyerang. Tiga menit kemudian, Angelina yang berseragam biru kembali berhasil menumbangkan Khoerathun Soelehah.

Pada menit kelima tendangan dan pukulan dari Angel membuat atlet Jateng itu terjatuh dan tidak bisa bangkit lagi. Pelatih dari Jateng kemudian melempar handuk ke dalam ring.

Kejadian yang menunjukkan sportivitas dan fair play pun terjadi setelahnya. Melihat Khoerathun Soelehah tumbang, Angelina segera mendekati lawannya itu untuk memastikan kondisinya sebelum ditandu keluar.

Kejadian ini pun tak luput dari sorotan netizen. Angelina dianggap menunjukkan sikap seorang atlet sejati. Meskipun kemenangan sudah di pelupuk mata, dia tetap memperhatikan keselamatan lawan mainnya.

Dijagokan

Angelina memang menjadi salah satu atlet yang dijagokan Sulut untuk meraih medali. Yan Lengkong, salah seorang official asal Sulut mengaku kalau Angel pertandingannya sangat lengkap baik dari segi fisik, teknik, taktik serta mental bertanding yang luar biasa

Menurutnya, Angelina memang melakukan persiapan sangat baik serta menjaga kondisi fisiknya agar mampu bertanding dengan maksimal. Apalagi, lanjut Yan, atlet putri ini masuk tim Indonesia untuk persiapan Sea Games yang tertunda tahun depan.

Harapan itu tak salah alamat. Angelina memang sudah menorehkan beragam prestasi. Dia datang sebagai juara muaythai pada Kejurnas IX Muay Thai Piala Mendagri 2021.

Dia pun lulus Seleksi Nasional Sea Games cabor Muaythai di Kendari Sabtu 27 Maret 2021 dan berhasil juara sehingga berhasil memperoleh Tiket ke Sea Games XXXI Hanoi Vietnam. Angelina Runtukahu berhasil menjadi atlet Muaythai andalan Sulut yang dipanggil masuk pelatnas.

Namun, SEA Games 2021 di Vietnam yang awalnya akan berlangsung 21 November-2 Desember 2021 mengalami kemunduran jadwal dan ditunda hingga tahun 2022.

Singapore National Olympic Council pada Juli 2021 lalu mengeluarkan pernyataan, bahwa diputuskan SEA Games tidak akan diadakan tahun ini. Perkembangan pandemi Covid-19 jadi salah satu alasan di balik keputusan penundaan tersebut. NOC Vietnam akan mencari jadwal baru untuk SEA Games tahun depan.

Potensi cabor muaythai

Cabang olahraga muaythai sendiri sebenarnya baru resmi dipertandingkan pada PON XX Papua tahun 2021 ini. Oleh karena itu, pertandingan perdana tersebut menjadi momen spesial yang memperlihatkan kebolehan atlet-atlet dalam negeri.

Pada 2015 lalu, Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) menyatakan muaythai telah disepakati dan resmi menjadi salah satu cabang olahraga yang siap dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Demisioner KONI Pusat, Mayjen TNI Doddy Husodo pun ketika itu menyambut gembira dengan bergabungnya cabang olahraga muaythai di PON 2020.

Pihaknya juga melihat bahwa muaythai merupakan salah satu cabang olahraga yang punya potensi besar mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Hal itu bahkan telah dibuktikan sejumlah atlet muaythai Indonesia belakangan ini, salah satunya pada laga PON di Papua.

Dia berharap di samping sebagai sebagai kalender nasional, kejuaraan tersebut tentunya mampu melahirkan bibit-bibit atlet yang bisa memperkuat timnas di kancah dunia. Kejuaraan ini juga sebagai wadah membina kebersamaan dan solidaritas sesama atlet yang bertanding.

Harapannya, PON XX Papua 2021 menjadi salah satu gelaran olahraga yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang bisa membawa nama Indonesia ke dunia internasional. Lebih dari itu, mereka bisa memperkuat timnas dan membawa pulang medali emas.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekt@suarapemerintah.id

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru