BerandaSerba-Serbi'Wisuda' Mas Hilal, Pamit Balik Kampung Halaman

‘Wisuda’ Mas Hilal, Pamit Balik Kampung Halaman

SuaraPemerintah.ID-Hari ini, bukan kue ulang tahun, atau potong nasi tumpeng, ataupun ucapan selamat kelahiran. namun ucapan perpisahan di ruang Media Ads Suarapemerintah.ID. Momen perpisahan kami untuk Hilal, Sang perancang gambar dan video Super,ID pamit undur diri dari dunia ‘persilatan’ Super.id, lumayan lama mengisi hari-harinya bersama tim produksi dan redaksi.

Hilal, sosok pria tinggi kurus, jangkung dan berkacamata ini menyampaikan, bahwa hari ini terkhir bebas tugas, pamit. Lantaran memang harus pulang kampung ke tanah leluhurnya, tanah kelahiran orang tuanya,di pesisir laut selatan yang terkenal dengan Nyai Roro Kidul. iiih serem juga ya Lal.

- Advertisement -

Keputusan ini tentu membuat kami sedih, haru dan susah untuk dijelaskan dengan kata-kata. Seperti mau pertama kali mengungkapkan cinta kepada seseorang. Ya, sedih lantaran kami sudah menganggap Hilal menjadi sahabat, temen ngopi, ngerokok, makan siang bareng, bahkan sudah seperti’keluarga cemara’ dalam “ritual’ bekerja sehar-hari.

Seperti lagu Band Padi,kasih tak sampai. Kami belum puas menikmati kebersamaan, kegembiraan, kekonyolan bersama saat jelang sore, tausiah-tausiah konten langit dan bumi yang disampaikan Bapak Rahmat, bahkan sampai malam bersenda gurau. Meski umur kami beda-beda usia, beda rumah juga sih, tapi nuansa ‘anak tongkrongan’ ala warung kopi (warkop) begitu kental, seperti kopi bikinan Bang Jalal Romi.

Ada pertemuan, pasti ada perpisahan, begitulah kata pepatah kuno. Kemesraan ini janganlah cepat berlalu, kemesraan ini Ingin kukenang selalu, kira-kira begitu seperti lirik Abang Iwan Fals. Begitu kira-kira suasana hati Hilal dan kami di Media Ads SuaraPemerintah.ID.

Di hari terakhir kerja Hilal, Ada Kak Arai Alias Bang Abdullah Alias Bapak Rahmat merangkap guru spiritual modern tiba-tiba memutar lagu Sheila on 7, kisah klasik untuk masa depan, sesekali lagu Bondan fade 2 black berjudul, tetap semangat !. Meski Kak Arai juga sebetulnya lagi kurang ngopi, dan kurang sajen surya 16.

“Gue enggak kuat bilang apa-apa. Enggak ada teman main gim nih. Selamat sudah di ‘wisuda’ dah,” kata Bapaknya anak-anak alias Kak Arai dengan mata berkaca-kaca.

Kembali ke Hilal, sosok anak muda yang memang jebolan Design Grafis di sebuah kampus ternama di pinggir Bekasi ini, memang cukup handal dalam bekerja dan berkolaborasi dengan tim. Dalam garapan even-even award tidak lepas dari ‘sentuhan’ tangan beliau. Karya-karyanya tetap abadi, bisa dinikmati sampai kapan pun, selama internet masih ada dan bisa diakses.

Ciri khas Pria mirip Roy Kyoshi ini suka rokok merek asing, F*R*e, F*i*T*R, sesekali rokok yang agak mahalan pas tanggal muda, M*l*bo*ro Mint, plus kopi item sama cemilan roti bantal yang di beli di minimarket depan kantor, alasannya sambil lihat dan kenalan sama mbak kasir katanya. Tapi selalu pupus di depan kasir. Kagak berani. haha

“Jangan lupa Salat Lal,” pesan Bos Arief Munajad yang belum lama ini menjabat ketua DKM Mesjid di sekitar rumahnya.

“Saya juga pernah merasakan kehilangan. Betapa sedihnya, kehilangan orang-orang yang sudah menjadi bagian keluarga. Nah, sekarang Hilal pamit. Kuat.. kuat lal,” imbuhnya.

Gayung bersambut, Bang Lucky P Rijal juga berpesan, jangan lepas dari salat, di manapun berpijak. Salat mengantarkan orang menemukan jalan hidup, solusi dan kebahagiaan.

“Pesan saya sama. Jangan tinggalkan salat ya. Salat bikin orang yang tadinya kurang baik jadi baik. Dan mudah-mudahan dapat bini juga yang baik,” ucap Bos marketing Super.id yang selalu makan siang kudu ada krupuk.

Lal, Kami (absen dulu), Bang Arief, Bang Lucky, Bapak Rahmat (kak Arai Abdulloh), Deros, Bagas, Romi, Nikko, Wiwid, Tari, Suna. Semua pasti bakal rindu kamu Lal. Rindu tertawa bersama, ngopi dan cerita tentang cinta, tentang dunia.Dan masih jadi PR Bapak kita, bagaimana caranya masuk sorga bareng-bareng. Itu masih jadi PR Bapak kita, Pak Rahmat.

“Nanti di padang mahsyar kalau ditanya malaikat, bilang ajah, saya lagi liputan,” seloroh Bapak Rahmat, wallahu’alam bisawab.

Sayonara, See you again Hilal

(drs)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM