SuaraPemerintah.ID-Pentas Kawasan sajikan Ragam Kuliner Menarik di Pakualaman
Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta kembali menyelenggarakan acara Pentas Kawasan yang
ditayangkan secara virtual lewat kanal youtube Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta (8/11/21).
Pada edisi yang ketiga ini, Pentas Kawasan menghadirkan potensi-potensi seni dan budaya yang ada di Kawasan Pakualaman. Selain memiliki unsur tradisi yang kuat, Pakualaman ternyata juga memiliki ragam kuliner yang menarik.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, mengatakan bahwa selain
memiliki ikon heritage seperti Puro Pakualaman, Kawasan Pakualaman juga dapat dijadikan
referensi wisata kuliner bagi wisatawan.
“Sebut saja Ayam Goreng Bu Tini, Bakmi Kadin, atau Gudeg Permata yang sangat mengugah selera,” ujar Wahyu.
“Atau kalau mau yang seger-seger? Rujak es krim dan Jamu Ginggang bisa menjadi pilihan,” tambahnya.
Tidak hanya itu, Pakualaman juga memiliki banyak pengrajin, seperti pengrajin busur panah Gendewoku Jogja, pengrajin batik Indah Giri Gunungketur, dan pengrajin keramik Luthuk Pottery Craft.
Wahyu mengatakan pihaknya terus mendorong eksistensi industri pariwisata disetiap kawasan, khususnya di tengah Pandemi Covid-19 saat ini salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan Pentas Kawasan yang digelar secara virtual dengan mengimplementasikan protokol kesehatan secara ketat.
Sementara itu Creative Director Pentas Kawasan, Ibnu Prabowo, mengatakan Pentas Kawasan kali ini masih menggunakan konsep perpaduan antara shortmovie dan pentas seni dengan melibatkan beberapa nama seniman seni peran kota Jogja meliputi Den Baguse Ngarso, Broto Gandrik, dan pendatang baru, Blasia Tyas Unadika.
Pentas Kawasan Pakualaman sendiri mengambil tema Kawruh Rasa yang merupakan refleksi atas adanya unsur tradisi yang kuat dan masih dipertahankan di Kawasan Pakualaman, seperti tradisi Jemparingan atau olahraga memanah.
“Narasi-narasi dalam shortmovie berusaha menemukan jawaban bagaimana unsur-unsur tradisi kemudian dapat ‘berkompromi’ dengan modernisasi,” ujar Ibnu.
Pentas seni dalam Pentas Kawasan kali ini menyajikan penampilan dari beberapa sanggar dan kelompok seni, meliputi Sanggar Margoyasan, Sanggar Giri Beksa, Keroncong Bintar Jaya, dan Keroncong Giriswara.
Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta sendiri berharap melalui penyelenggaraan Pentas Kawasan, akan mampu menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung ke Kota Yogyakarta, salah satunya untuk menikmati eksotisme serta keunikan kuliner Pakualaman.


.webp)















