spot_img

BERITA UNGGULAN

Pantai Anyer Dijamin Aman Untuk Berlibur Lebaran

SuaraPemerintah.ID – Pariwisata pantai di Kecamatan Anyer dan Cinangka dipastikan aman bagi wisatawan. Hal itu ditegaskan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Jumat (29/04).

“Waspada memang harus selalu kita lakukan terhadap bencana apa pun, tetapi sampai saat ini alhamdulillah Pantai Anyer aman,” kata dia.

- Advertisement -

Sebelumnya, Tatu mendengar banyak informasi hoax seputar ketidakamanan Pantai Anyer. “Karena banyak tamu yang membatalkan kunjungan, mau datang liburan lebaran, membatalkan rencananya. Ada informasi dan hoax yang berkembang,” ujar dia. Tatu pun langsung turun tangan memastikan. “Alhamdulillah, saya hadir untuk menindaklanjuti aspirasi PHRI.”

Tatu pun meminta masyarakat tidak terpengaruh oleh isu negatif atau hoaks tentang bahaya tsunami dari aktivitas (GAK). Dia mengatakan, peningkatan level Gunung Anak Krakatau (GAK) dari waspada ke siaga berada pada radius 5 kilometer dari kawah aktif. Sementara jarak GAK ke Pantai Anyer lebih dari 40 kilometer. Kemudian aktivitas GAK saat ini semakin menurun, “Dari Badan Geologi atau Pusat Vulkanologi dan BMKG sudah menyampaikan agar kita tidak perlu khawatir secara berlebihan,”ujar dia.

- Advertisement -

Menurutnya, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang, bersama TNI-Polri dan Badan Penanggulangan Bencana sudah melakukan rapat koordinasi persiapan pengamanan bagi wisatawan. Rencana Kontijensi dan mitigasi pun sudah dilakukan.

Tatu mengimbau para wisatawan yang ingin berkunjung ke Pantai Anyer-Cinangka, tidak perlu khawatir berlebihan. “Kami harapkan silakan datang, tidak perlu cancel rencana liburannya. Insya Allah aman. Dan kami bersama TNI-Polri, BMKG, dan Badan Vulkanologi terus berkoordinasi untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan,” ujarnya.

Koordinator Kelompok Mitigasi Gunung Api Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kristianto menambahkan, Gunung Anak Krakatau sejak awal Februari hingga April mengelami aktivitas fluktuatif. Level siaga GAK berada pada radius 5 kilometer dari kawah aktif.

“Masyarakat tidak perlu khawatir yang di luar radius kewaspadaan itu, terutama penyebarangan Bakauheni-Merak dan Pantai Anyer juga. Jangan khawatir terhadap isu-isu, apalagi sekarang ada hoaks tsunami. Kita sudah punya standar operasional bersama, Badan Geologi dan BMKG tentang kewaspadaan tsunami, jadi tidak perlu khawatir,” ujarnya.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru