SuaraPemerintah.ID –Â Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Barat, Yessy Melania melakukan Rapat Dengar Pendapat Bersama Eselon I Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
Dalam kesempatan ini, Yessy Melania mengapresiasi KLHK dalam merespon cepat konflik lahan di Knipan. Hal ini menjadi bukti kehadiran negara bagi masyarakat adat dan lokal.
Kewajiban Pemegang IPPKH progressnya baru 34 persen, Yessy Melania meminta KLHK untuk menertibkan dan mendorong perusahaan untuk melakukan kewajiban mereka sesuai peraturan Menteri KLHK No.59 Tahun 2019.
“Data harus jelas dan sinkron antara pusat dan daerah UPT BPDAS ditingkat tapak. Jangan sungkan, Ditindak tegas perusahaan yang tidak tertib menjaga lingkungan,” ujarnya.
Yessy menuturkan, bahwa krisis iklim harus dimitigasi dan ditangani. Sebab itu, KLHK harus menjadi mesin penggerak lintas sektor K/L.
“Greenpeace sudah melaporkan dalam studinya bahwa tantangan perubahan iklim nyata dan sudah terjadi diberbagai daerah. Minta tolong jadi antensi untuk ditangani,” tuturnya.
Lebih lanjut, Yessy Melania meminta, banjir dan longsor serta bencana yang ada di Kalimantan Barat segera ditangani secara Holistik dengan melibatkan masyarakat setempat.
“Saya meminta Kepala BPDAS Kapuas Untuk Komunikatif dan Kolaboratif dengan Masyarakat. Sehingga bencana dapat ditegan dan dimitigasi kedepan,” katanya.
Terkait prioritas pembangunan 15 Danau prioritas. Di Dapil KalBar ada Danau Sentarum yang masuk. Support KLHK sudah baik, namun kedepan perlu kolaborasi, sinergi dan komunikasi dengan K/L lain, sehingga dukungan pengembangan Danau Sentarum dapat maksimal. Terutama melibatkan masyarakat lokal.
Selanjutnya, mengenai tanaman endemik Sintang, Kantung Semar. Yessy Melania meminta untuk dibuatkan Nursery atau persemaian di KalBar.
“Terkait tanaman endemik Sintang, Kantung Semar. Mohon dibuatkan Nursery atau persemaian di KalBar. Karena saya khawatir potensi endemik akan hilang. Itu sebagai salah satu contoh saja. Mohon bisa dikembangkan dengan Bioprospeksi menjadi bahan baku obat, kecantikan, dll,” ucap Yessy Melania.
“Kami percaya KLHK bisa mengelaborasi dan bergerak menjaga LINGKUNGAN HIDUP dan KEHUTANAN kita tetap Lestari, Asri dan Berkelanjutan,” tutupnya.


.webp)

















