Minggu, Agustus 14, 2022
spot_img

BERITA UNGGULAN

Pesona Kawasan Taman Hutan Raya Mangrove di Even G20 Bali

SuaraPemerintah.ID – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan melakukan kunjungan lapangan terkait persiapan pelaksanaan KTT G20 ke kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Mangrove di Bali pada awal Mei lalu.

Dalam kunjungan tersebut Menko Luhut ingin mengetahui sejauh mana persiapan Taman Hutan Raya Mangrove untuk pelaksanan G20 pada bulan kesebelas datang.

Adapun Taman Hutan Raya Mangrove nantinya akan difungsikan sebagai area drop off dan pick up zone untuk para delegasi KTT G20 di bulan November mendatang. Menko Luhut mengatakan, “Saya minta pengamanan dan kenyamanan para pimpinan negara atau delegasi dapat menjadi perhatian utama, khususnya pada spot utama seperti area Wantilan, jalur tracking, titik foto, area persemaian, serta menara pandanf dan view deck.”

Dalam kunjungan tersebut, Menko luhut menegaskan, “Semua persiapan ini perlu kita persiapkan dengan baik dan matang. Ini menjadi pesan langsung dari {residen, Saya minta kerja samnay untuk mempersiapkan yang terbaik untuk pelaksanaan KTT G20 mendatang,” kata Menko Luhut.

Menko Luhut yang meypakan Ketua Penyelenggara Acara G20 Indonesia dalam kunjungannyakali ini didampingi Panglima TNI, Kapolri, Gubernur Bali, Dirjen Cipta Larya, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Pangkogabwilhan, Pangkostrad dan Sesmenko Marves.

Memang, Taman Hutan Raya Mangrove akan menjadi daya tarik untuk pelaksanaan G20 yang akan berlangsung pada November mendatang. Di tengah ancaman kerusakannya, Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai di Bali ini masih menjadi salah satu tempat menarik untuk jalan-jalan. Dan di even internasional yang akan berlangsung pada bulan November nanti, Taman Hutan Raya ini dipastikan menjadi salah satu venue penting yang pesona keindahannya bakal dinikmati para delegasi G20.

Tahura Ini Memiliki 33 Jenis Mangrove

Seperti diketahui, Taman Hutan Raya Mangrove ini sebagai satu-satunya Tahura di Bali yang memiliki luasnya sekitar 1.373,5 hektar dan terdapat kekayaan ekosistem beragam.

Secara administratif, Tahura Ngurah Rai berada di dua daerah yaitu Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Wilayah Badung berada di bagian selatan teluk, seperti Nusa Dua dan Tuban. Luasnya 627 hektare. Adapun yang di wilayah Denpasar di sisi utara, terutama Suwung dan Serangan, seluas 746,5 hektar.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

[gs-fb-comments]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

HOT NEWS

10,502FansSuka
419PengikutMengikuti
22PengikutMengikuti
2,060PelangganBerlangganan

TERPOPULER

Terpopuler PRAHUM

Special Interview

GPR Milenial