SuaraPemerintah.ID – Data Drone Emprit menyebut, sejumlah nama yang beredar sebagai figur capres-cawapres merupakan pelaku media sosial, meski dengan intensitas beragam. Terdapat sosok yang terdeteksi begitu aktif di Twitter, ada pula yang kuat main di Instagram.
Dari segi total jumlah pengikut (follower), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil adalah juaranya. Media sosial Emil—sapaan akrab Ridwan, total pengikutnya (Instagram, Twitter, Facebook, Tiktok dan Youtube) mencapai 27,7 juta.
Kemudian, disusul Menhan Prabowo Subianto sebesar 19,2 juta, Menparekraf Sandiaga Uno sebanyak 16,4 juta, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 15,9 juta dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan senilai 12,4 juta.

Dalam klaster 12 tokoh yang dimonitor, Panglima TNI Andika Perkasa (406,2 ribu), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (1,3 juta), dan Ketua DPR Puan Maharani (1,3 juta) masuk grup ber-follower terendah. Sedangkan kelompok papan menengah-bawah diisi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (3,7 juta), Ketua Umum Partai Demokrat AHY (6,4 juta), dan bekas Menteri KKP Susi Pudjiastuti (8,0 juta).
Topik narasi yang dibangun para figur ini di media sosial cukup beragam. Mulai dari kegiatan politik, kerja pemerintahan, maupun konten bertendensi humor. Figur yang acapkali mengunggah narasi jenaka adalah Ganjar, Emil, dan terkadang Erick. Sedangkan sosok lain cenderung mengangkat topik-topik berbasis profesionalitasnya.
Konten jenaka, melankolis, dan kekinian yang kerap dilontarkan Emil maupun Ganjar tidak jarang membetot atensi warganet dari kalangan muda. Walhasil, figur-figur ini punya pengikut yang cukup besar. Sementara tingginya follower Prabowo dan Sandi tidak dapat dilepaskan dari popularitas mereka yang menjulang sejak jadi kandidat capres-cawapres di 2019 lampau.
Akan tetapi, data Drone Emprit menunjukkan, jumlah follower tidak berbanding lurus dengan mentions atau popularitas yang mereka terima di media sosial. Sepanjang periode pemantauan 16-22 Agustus, dengan kalkulasi utamanya dari platform Twitter, Anies paling mentereng dari segi popularitas. Jumlah mentions untuk Gubernur Jakarta mencapai 71,3 ribu. Disusul Erick sebanyak 51,7 ribu, kemudian Ganjar sebesar 41,2 ribu.

Secara agregat, tiga figur dengan jumlah follower tertinggi adalah Emil, Prabowo, dan Sandi. Namun, jumlah mentions terbanyak diraih Anies, Erick dan Ganjar. Pemicu percakapan untuk ketiga sosok yang disebut terakhir ini tidak lepas dari peran simpatisan loyal dan haters militan masing-masing yang tak pernah jemu beradu narasi.
Belakangan, sejumlah kalangan menilai, Presiden Jokowi kerap melakukan endorsement politik ke Ganjar, Erick, dan Prabowo. Ketiga sosok ini seringkali disebut sebagai kandidat dalam kelompok all president man. Di sisi sebaliknya, Anies dan AHY diasosiasikan kontra rezim.
Dua faksi tersebut pada akhirnya membentuk medan laga perang opini dengan model bipolar. Kelompok partisan Anies menjadi jangkar utama oposisi, sedangkan pro Erick dan Ganjar mewakili mereka yang condong ke petahana. Jual-beli serangan reputasi kedua blok membuat volume percakapan tentang Anies, Erick dan Ganjar paling tinggi, kendati jumlah follower Emil, Prabowo, dan Sandi jauh lebih besar.


.webp)









