SuaraPemerintah.ID – Puluhan Pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten/Kota beserta Pengelolaan Perpustakaan Desa Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi Pengembangan Perpustakaan Teknologi Informasi Komunikasi (SPP-TIK) Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) secara daring.
Bimtek yang diselenggarakan sejak 10 hingga 11 Agustus 2022 itu, merupakan tindak lanjut setelah dilakukannya Sosialisasi SPP-TIK Program TPBIS pada 14 Juni 2022 di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel yang digelar secara onsite dan online.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Babel Rakhmadi diwakili Kabid Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan DKPUS Babel Abu Hapas berharap para peserta Bimtek dapat mengimplementasikan program TPBIS lebih luas, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Bagi Perpustakaan, khususnya di perpustakaan desa di Kabupaten di Babel yang belum terakreditasi, diharapkannya, agar segera mengusulkan, sehingga layanan perpustakaan kepada masyarakat sesuai standar dan lebih baik lagi.
Sementara itu, Master Trainer (MT) Program TPBIS yang juga Pustakawan pada DKPUS Babel Cahya Triwulan yang selama dua hari pelaksanaan Bimtek menjadi pamateri menjelaskan, tujuan diselenggarakan Bimtek SPP-TIK diantaranya, Pertama, meningkatkan pemahaman tentang pentingnya literasi melalui transformasi perpustakaan untuk pembangunan manusia.
Kedua, meningkatkan pengetahuan tentang konsep dan strategi-strategi pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Ketiga, memfasilitasi penyusunan rencana kerja kegiatan TPBIS dalam situasi kenormalan baru.
“Kami berharap dengan adanya Bimtek SPP-TIK ini, jangkauan Program TPBIS lebih luas lagi. Makanya selama dua hari peserta yang noatebene pustakawan atau pengelola perpustakaan kabupaten/kota dan desa, kami berikan sejumlah materi,” ujar Cahya.
Materi-materi itu, disebutkan Cahya terdiri dari Pengenalan dan Penyampaian Tujuan Bimtek SPP-TIK, Membangun Literasi Masyarakat Melalui Transformasi Perpustakaan, Peningkatan Layanan Informasi, Pelibatan Masyarakat, Advokasi, Literasi Data untuk Kemajuan Perpustakaan, dan Menyusun Rencana Kerja.
Ditambahkan Cahya, para peserta yang mengikuti adalah DKPUS Kabupaten/Kota, Perpustakaan Desa Mabat, Desa Bintet, Desa Gunung Pelawan, Kelurahan Simpang Perlang, Desa Pasir Garam, Desa Namang, Desa Payung, Desa Batu Betumpang, Desa Panca Tunggu, Desa Simpang Yul, Desa Air Nyatoh, Desa Air Limau, Desa Ibul, Desa Tarong, Desa Bantan, Desa Cerusuk, Desa Simpang Rusa, Desa Selinsing, Desa Sukamandi, dan Desa Balok.






