Selasa, Februari 7, 2023
spot_img

BERITA UNGGULAN

Bakri Siddiq Serahkan 1.000 Al-Quran untuk Masjid-Masjid di Banda Aceh

SuaraPemerintah.ID – Dalam rangka meningkatkan minat masyarakat untuk memahami nilai-nilai Islam dan upaya memakmurkan masjid, Pemko Banda Aceh merealisasikan program bantuan Al-Quran untuk sejumlah masjid di Banda Aceh.

Program ini ditandai dengan penyerahan 1.000 Al-Quran untuk 10 masjid yang ada di Banda Aceh. Penyerahan Al-Quran dilakukan secara simbolis oleh Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq di Masjid Baitul Mukminin, Gampong Lamteh, Rabu (7/12/2022).

- Advertisement -

Masjid-masjid yang mendapatkan Al-Quran tersebut adalah, Masjid Baitul Mukminin Lamteh, Masjid, Al ‘Ala Cot Masjid, Masjid Al-Furqan Beurawe, Masjid Subulussalam Punge Blang Cut, Masjid Syeikh Abdurrauf Blang Oi, Masjid Taqwa Lhong Raya, Masjid Iskandar Muda Peuniti, Masjid Syuhada lamgugop, Masjid Darul Makmur Lambaro Skep, dan Masjid Tgk Dianjong Peulanggahan.

Kata Bakri Siddiq, masing-masing masjid tersebut mendapatkan 100 Al-Quran..”Alhamdulillah, hari ini kita bisa serahkan bantuan Al-Quran untuk 10 masjid. Ini merupakan komitmen kita dalam upaya memakmurkan masjid,” kata Bakri Siddiq saat diwawancara awak media.

- Advertisement -

Lanjut Bakri, Pemko Banda Aceh terus berkomitmen untuk meningkatkan program keagamaan dalam rangka meningkatkan nilai-nilai syariat, salah-satunya dengan pengadaan Al-Quran agar generasi Banda Aceh semakin mencintai, memahami, dan mengimplementasikan kandungan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

“Al-Quran adalah pedoman hidup bagi setiap muslim, sehingga perlu kita tingkatkan kualitas dalam membaca, memahami serta mengaplikasikannya,” kata Bakri.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

HOT NEWS

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,180PelangganBerlangganan

TERPOPULER

Terpopuler PRAHUM

Spesial Interview