Rabu, Januari 28, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Isu Bali Mundur dari World Beach Games, Gubernur Wayan: Tidaklah Benar

SuaraPemerintah.ID – Gubernur Bali, I Wayan Koster buka suara terkait pemberitaan yang menyebut Bali mundur sebagai tuan rumah World Beach Games 2023. Dirinya mengaku geram atasp pemberitaan yang beredar tersebut.

Menurut Wayan, pemberitaan tersebut sangat menyudutkan Bali dan dirinya sebagai orang nomor satu di Pulau Dewata. Padahal, Bali berperan bukan sebagai penyelenggara dan penanggung jawab dalam event tersebut.

- Advertisement -

“Pemberitaan yang menyudutkan Bali mundur sebagai tuan rumah World Beach Games 2023 dan disebut-sebut Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini Gubernur Bali sebagai penanggung jawab, tidaklah benar,” kata dia pada Rabu (5/7/2023) malam.

Dalam keterangan tertulis, Koster menjelaskan penyelenggara dalam ajang olahraga internasional tersebut adalah Association of National Olympic Committees (ANOC) dan anggarannya bersumber dari Pemerintah Pusat.

- Advertisement -

Kemudian, penanggung jawab dalam penyelenggara sekaligus penyedia anggaran World Beach Games 2023 juga panitia dan pemerintah pusat.

“Saya menegaskan Bali tidak ditunjuk menjadi penyelenggara World Beach Games dan hanya diminta menjadi tempat pelaksanaan,” tegasnya.

“Yang membatalkan atau mundur menjadi penyelenggara World Beach Games adalah panitia pusat, bukan pemerintah provinsi Bali karena bukan kewenangan pemerintah provinsi Bali,” sambungnya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah menyatakan kesedian dan mendukung ajang yang sedianya akan bergulir di Bali pada 5-12 Agustus 2023 mendatang tersebut.

Tak dapat anggaran Koster mengaku langsung menelepon Ketua Panitia Pusat NOC World Beach Games 2023, Raja Sapta Oktohari usai mendapat kabar terkait dibatalkannya Bali sebagai tuan rumah dalam ajang tersebut.

Dalam kesempatan itu, kata Koster, Okto sapaan Raja Sapta Oktohari mengaku ajang tersebut batal karena belum mendapat anggaran dari pemerintah pusat. Situasi terasa sulit karena waktu hanya tinggal satu bulan menjelang ajang tersebut bergulir.

“Oleh karena itu, atas pemberitaan di media yang menyebutkan Bali mundur jadi tuan rumah dan tanggung jawab Pemprov Bali adalah berita yang salah dan menyesatkan,” tegasnya.

Koster memastikan dibatalkannya ajang tersebut tidak berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan mancanegara di Bali. Saat ini, wisatawan mancanegara yang datang langsung terus mengalami peningkatan yakni mencapai 18.155 orang per hari.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru