BerandaBerita HumasKejar Target Prevalensi Stunting 14 Persen, BKKBN Lampung Gelar Pelatihan Bagi 366...

Kejar Target Prevalensi Stunting 14 Persen, BKKBN Lampung Gelar Pelatihan Bagi 366 Penyuluh KB Non ASN

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai petugas lapangan KB Non ASN di lapangan, Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung melalui Tim Kerja Pelatihan dan Pengembangan menggelar kegiatan Pelatihan Teknis Bangga Kencana bagi PLKB Non ASN secara daring, 04 – 16 September 2023

- Advertisement -

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Ni Gusti Putu Meiridha, SE. MM membacakan sambutan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, dr. Nurizky Permanajati, M.H. menyampaikan bahwa Pelatihan tersebut diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kompetensi Penyuluh KB non ASN terkait program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan stunting.

Sekretaris mengatakan bahwa, PLKB merupakan ujung tombak dalam keberhasilan program karena mereka yang sering bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga keberadaannya dibutuhkan dan perlu terus mendapatkan pengetahuan, informasi baru, keterampilan, dan teknik pendekatan lainnya.

“Dalam pelatihan ini para peserta akan dibekali sejumlah pengetahuan tambahan dan diberikan berbagai pengetahuan, informasi terbaru dan cara pendekatan kepada masyarakat terkait Program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting,” Ujar Sekretaris.

Lebih lanjut, Sekretaris juga menyampaikan dalam upaya mendukung pencapaian target program pemerintah prevalensi stunting 14 persen di tahun 2024, tenaga lini lapangan juga harus senantiasa meningkatkan kapasitas dan kompetensi terkait stunting sehingga sosialisasi dan edukasi yang diberikan kepada masyarakat pun akan mengalami perkembangan dan lebih berkualitas.

Kemudian, Sekretaris juga menyampaikan arahan dari Kepala Perwakilan tentang penguatan lintas sektor, dan pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaan program di lapangan. lebih lanjut, beliau juga turut menyampaikan optimalisasi penggunaan media sosial bagi penyuluh KB dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.

“Penggunaan media sosial saat ini sudah menyatu dalam kehidupan masyarakat, khususnya yang menjadi sasaran program kita, oleh karena itu media sosial dapat digunakan sebagai sarana  sosialisasi dan edukasi, menyesuaikan dengan era digital saat ini,” kata Sekretaris.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara, sekaligus Ketua Tim Kerja Pelatihan dan Pengembangan, Munawar Shodiq, S.A.N., M.Si. dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka untuk  meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai petugas lapangan KB Non ASN yang diikuti oleh 366 Penyuluh KB Non ASN dari 15 Kabupaten / Kota di Provinsi Lampung yang dibagi menjadi 6 angkatan.

Kemudian, berbagai materi yang disampaikan antara lain Penyusunan Kebijakan Program Bangga Kencana, Advokasi Kebijakan,  Fasilitasi Kemitraan,  Pencatatan dan Pelaporan Program Bangga Kencana,  Analisa Data dan Informasi Program Bangga Kencana, serta KIE Program Bangga Kencana yang difasilitasi oleh Fasilitator dan Widyaiswara Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM