SuaraPemerintah.IDÂ – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kabarnya akan melantik Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) pada hari ini, Rabu (21/2).
AHY akan mengambil alih posisi yang sebelumnya dijabat oleh Hadi Tjahjanto, yang akan dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) pada siang hari yang sama.
Melansir informasi dari CNNIndonesia.com, sumber dari Istana menyebutkan bahwa pelantikan Hadi dan AHY sebagai menteri di kabinet Indonesia Maju Jokowi digelar pukul 11.00 WIB.
Penting untuk dicatat bahwa ini adalah pertama kalinya AHY akan menjadi bagian dari jajaran eksekutif pemerintahan. AHY belum pernah menjabat sebagai pejabat publik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi sebelumnya.
AHY sebelumnya mencalonkan diri sebagai calon gubernur DKI Jakarta bersama Sylviana Murni pada tahun 2017, namun upayanya tidak berhasil.
Pada tahun 2019, AHY juga sempat disebut-sebut akan masuk ke dalam kabinet Jokowi-Ma’ruf sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Namun, rencana tersebut tidak terwujud.
AHY juga pernah menjadi sorotan sebagai calon wakil presiden (cawapres) dari Koalisi Perubahan, berpasangan dengan Anies Baswedan. Namun, rencana tersebut tidak terlaksana.
Anies akhirnya berpasangan dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Hal tersebut mendorong AHY untuk membawa partainya dan beralih koalisi ke Koalisi Indonesia Maju yang mengusung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
AHY akan berusia 45 tahun pada 10 Agustus tahun ini. Ia memulai karirnya di dunia militer dan merupakan lulusan terbaik Akademi Militer pada tahun 2000.
Setelah lulus, AHY mengikuti Sekolah Dasar Kecabangan Infanteri dan Kursus Combat Intel pada tahun 2001. Ia kemudian bergabung dengan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).
Pada tahun 2002, AHY menjadi perwira di Brigif Linud 17 Kostrad. Ia juga pernah menjadi Komandan Peleton di Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak yang terlibat dalam Operasi Pemulihan Keamanan di Aceh yang berisiko tinggi. Di sana, AHY terpilih sebagai Komandan Tim Khusus (Dan Timsus).
Peraih Bintang Adi Makayasa itu juga sempat bertugas sebagai perwira seksi operasi kontingen Garuda XXIII-A dalam misi perdamaian di sepanjang perbatasan Israel dan Lebanon.
Pada 2007, AHY mendapat promosi sebagai komandan kompi (danki) di Yonif Linud 305/Tengkorak. Selain aktif di militer secara langsung, AHY turut membantu mendirikan Universitas Pertahanan.
Pada 2015, AHY kembali melanjutkan pendidikannya di AS. Dia meraih predikat Summa cumlaude di Fort Leavenworth.
Tahun 2020, AHY mulai intens di dunia politik. Dia dipilih sebagai Ketum Demokrat dalam kongres ke-V. Selama dia menjabat, partainya sempat digoyang oleh kubu Moeldoko.
Moeldoko cs berupaya mengambil alih Partai Demokrat. Namun, upaya itu gagal. Sampai saat ini, Partai Demokrat masih di bawah AHY.
Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News


.webp)












