SuaraPemerintah.ID – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) telah menyelenggarakan acara “Peningkatan Kapasitas SDM Informasi dan Pelayanan Publik di Lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf” di Hotel Swiss-Bellin Bogor pada tanggal 22-23 Februari 2024. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang ramah dan inklusif.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan komitmen penuh Kemenparekraf/Baparekraf dalam melayani semua lapisan masyarakat, terutama penyandang disabilitas. Menurutnya, akses terhadap informasi publik haruslah inklusif, setara, dan tanpa batasan.
Saat membuka acara tersebut, Kepala Biro Komunikasi sebagai PPID Utama Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani, berharap bahwa upaya ini akan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) dalam bidang pelayanan publik. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas layanan informasi publik secara inklusif bagi masyarakat.
Salah satu narasumber dalam acara tersebut adalah Bagja Prawira, Chief Business and Branding Officer dari Silang.id. Bagja menyampaikan bahwa menurut data Kementerian Kesehatan pada tahun 2019, terdapat sekitar 18,87 juta penyandang disabilitas tuli di Indonesia, di mana 80% dari mereka masih buta huruf. Dia juga mengemukakan pentingnya pelatihan bahasa isyarat sederhana bagi para peserta acara.
Narasumber lainnya, Annie Londa, Tenaga Ahli dari Komisi Informasi Pusat (KIP), menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dalam mengakses informasi, dan pemerintah bertanggung jawab untuk memastikan aksesibilitas informasi bagi mereka.
Edwin Fauzi Irmandini, Asisten Deputi Pemberdayaan Partisipasi Masyarakat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), menjelaskan pentingnya penggunaan aplikasi SP4N-LAPOR! sebagai sarana penyampaian aspirasi dan pengaduan masyarakat secara online.
Hasyim Gautama, Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), menyoroti peran komunikasi publik dalam membentuk citra pemerintah yang baik di mata publik serta perlunya monitoring dan evaluasi terus-menerus untuk memastikan efektivitas komunikasi tersebut.
Acara ini dihadiri oleh 50 orang dari tim PPID tahun 2024 yang berasal dari berbagai satuan kerja, poltekpar, dan BO di bawah koordinasi Kemenparekraf/Baparekraf.
Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News


.webp)














