BerandaBerita HumasBKKBN Lampung : Tingkatkan Peran Remaja Sebaya Sebagai Pendidik Sampai ke Tingkat...

BKKBN Lampung : Tingkatkan Peran Remaja Sebaya Sebagai Pendidik Sampai ke Tingkat Desa

Indonesia diperkirakan akan mengalami bonus demografi pada tahun 2020-2035 dimana 64% dari total jumlah penduduk Indonesia akan berada pada usia produktif. Remaja dipercaya sebagai agent of change (agen perubahan) dan agent of social control (agen pengawas social) yang akan menjadi akar dari bangsa Indonesia di masa mendatang.

- Advertisement -

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, dr. Nurizky Permanajati, M.H. dalam kegiatan Workshop Upgrade Tentang Kita (Life Skill dan Kekerasan Seksual) bagi Pengelola PIK Remaja Tingkat Kab/Kota dan PS/KS Tahun 2024 bertempat di Hotel Golden Tulip Lampung, 19-20 Maret 2024.

Kemudian, dokter Kiky (Kepala Perwakilan) menyampaikan bahwa remaja pada saat ini di tengah perkembangan teknologi yang semakin maju, diharapkan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi hal tersebut.

“momentum bonus demografi harus disiapkan secara maksimal, sehingga Indonesia bisa memanfaatkan peluang tersebut dengan baik.” jelas dokter Kiky.

Selanjutnya dokter Kiky menjelaskan bahwa masa remaja merupakan masa transisi yang pasti dialami oleh setiap individu dari kanak-kanak menuju dewasa dan memungkinkan adanya ketidakjelasan antara arah pemikiran dan tingkah laku remaja tersebut.

Oleh karena itu, menurutnya harus ada remaja-remaja Indonesia yang berperan aktif menjadi pendidik bagi teman sebayanya yang secara sukarela, mau berbagi informasi menjadi pendidik dan konselor sebaya terkait dengan pergaulan, kehidupan, termasuk tentang kesehatan reproduksi serta permasalahan lain yang dialaminya.

Kemudian, dokter Kiky juga menjelaskan bahwa BKKBN pada tahun 2022 telah menginisiasi pembentukan Duta Generasi Berencana (Genre) di Desa. Hal tersebut dimaksudkan agar duta Genre desa ini dapat menyampaikan pesan kepada remaja yang ada di desa terkait Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting.

Diketahui, Provinsi Lampung sendiri telah memiliki 2.650 pasang Duta Genre Desa atau sejumlah 5.300 remaja dari 15 kabupaten/kota dalam rangka untuk menyampaikan Program Generasi Berencana (GenRe) yang dikembangkan melalui penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja, yaitu pemahaman tentang pendewasaan usia perkawinan sehingga mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.

Sementara itu, dalam laporannya, Ketua Penyelenggara sekaligus Ketua Tim Kerja Ketahanan Remaja, Diah Puspitasari, S.Si.Apt menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 45 peserta yang terdiri dari Perwakilan Forum Genre Kabupaten/Kota dan Duta Genre Desa yang aktif di PIK Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dengan tujuan untuk membentuk karakter remaja yang kritis dan tangguh dalam menjalani masa transisinya dan menghadapi tantangan perkembangan kehidupannya.

Pada kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari tersebut, disampaikan berbagai materi yaitu Marketing Strategy Ecoprint dan Sustainable Fashion oleh CEO Brand Yasmin Wiwid dan 10 Materi dari Buku Life Skill “Aku Bangga Jadi Diriku” oleh Fasilitator Provinsi TENTANG KITA yang telah mengkuti workshop di Tingkat Nasional

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM