SuaraPemerintah.ID – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, menggarisbawahi pentingnya pengembangan pariwisata perkotaan dan pusat ekonomi kreatif dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Jakarta Selatan Tahun 2024, yang bertujuan menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) DKI Jakarta Tahun 2025.
Acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, serta pejabat Pemprov DKI Jakarta, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Selatan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Pj Gubernur Heru menegaskan bahwa tahun 2025 merupakan momen penting bagi Jakarta dalam upaya menjelma menjadi kota global yang berdaya saing. Prioritas pembangunan tahun depan adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam RKPD 2025, empat isu utama ditetapkan sebagai fokus, yakni peningkatan kualitas lingkungan dan infrastruktur kota, akselerasi pertumbuhan ekonomi, tata kelola pemerintahan yang adaptif, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Untuk Jakarta Selatan, yang merupakan kawasan pariwisata perkotaan dan pusat ekonomi kreatif, penting bagi Musrenbang Kota Administrasi Jakarta Selatan untuk menghasilkan rencana yang memperhatikan prioritas wilayah dan memanfaatkan potensi serta partisipasi masyarakat dengan sebaik mungkin.
Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, menjelaskan bahwa Musrenbang Kota Administrasi Jakarta Selatan tahun 2024 dilaksanakan secara bertahap. Dari proses rembuk RW di 574 RW, terkumpul 2.333 usulan, termasuk 1.892 usulan fisik dan 441 usulan barang. Setelah melalui pembahasan di tingkat kelurahan dan kecamatan, disepakati 1.453 usulan yang akan dilaksanakan tahun ini, sementara 28 usulan lainnya akan ditindaklanjuti, dan 852 usulan belum terakomodir.
Usulan yang diterima atau tidak telah dievaluasi sesuai dengan rekomendasi tim teknis, mempertimbangkan kelayakan teknis, persyaratan administratif, dan prioritas skala. Usulan yang diterima akan ditangani oleh suku dinas terkait untuk dilaksanakan.
Selain itu, terdapat 73 usulan langsung melalui aplikasi E-Musrenbang dan 1.797 usulan dari hasil reses dewan di Jakarta Selatan. Mayoritas usulan terkait dengan infrastruktur jalan dan pencahayaan kota, sementara Suku Dinas (Sudin) Bina Marga, Sumber Daya Air, serta yang terkait dengan Pemuda dan Olahraga menerima jumlah usulan terbanyak dari Unit Kerja Pemerintah Daerah (UKPD).
Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News


.webp)

















