SuaraPemerintah.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengonfirmasi penerimaan surat undangan resmi dari Komisi II DPR yang terkait dengan agenda evaluasi penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Komisioner KPU, August Mellaz, menyatakan kesiapannya untuk dipanggil oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) guna mengevaluasi jalannya Pemilu 2024.
“Ya sudah ada surat dari Komisi II yang sampai ke Ketua KPU dan didisposisi ke kami semua anggota, saya lupa persisnya, saya juga sudah disposisi saya akan hadir,” kata Mellaz kepada awak media, seperti dikutip Rabu (13/3/2024).
Mellaz menegaskan bahwa undangan dari DPR merupakan suatu kewajiban untuk dihadiri, meskipun Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, mungkin tidak bisa hadir.
Dia juga berjanji akan menjawab semua pertanyaan dengan jelas dan terang saat rapat evaluasi Pemilu 2024 bersama DPR, termasuk jika ada pertanyaan tentang Sirekap.
“Tentu kalau ada pertanyaan-pertanyaan itu, kami mempersiapkannya. Tapi yang jelas, kalau undangannya itu dalam rangka evaluasi tahapan penyelenggaraan pemilu,” katanya.
“Tapi apakah nanti spesifik di Sirekap atau bagiamana itu kita lihat nanti,” ujar August Mellaz menambahkan.
Mellaz menyebut, DPR khususnya Komisi II adalah mitra kerja dari KPU RI. Karenanya undangan yang disampaikan pastinya bakal ditindaklanjuti.
“Yang jelas pasti kalau misalnya RDP memang selama ini bagian dari tugas dan tanggung jawab dari Komisi II untuk melakukan pengawasan terhadap mitra kerja,” kata dia menandasi.
Sebagai informasi, undangan RDP dari Komisi II DPR ke KPU RI dijadwalkan pada hari Kamis (14/3/2024). Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PAN, Guspardi Gaus.
Menurut dia, evaluasi penyelenggaraan Pemilu akan jadi kesempatan bagi semua fraksi yang mewakili seluruh koalisi paslon capres cawapres, untuk mengkritik, meminta jawaban, hingga memberi saran kepada penyelenggara pemilu, terkait pelaksanaan pemilu 2024.
Artikel ini telah tayang di Liputan6.com, dengan judul Evaluasi Hasil Pemilu 2024, KPU Siap Hadiri Panggilan DPR
Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News


.webp)












