SuaraPemerintah.ID – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) untuk mengembangkan potensi pariwisata di wilayah Indonesia Tengah dan Timur. Acara ini berlangsung pada 4-5 Maret 2024 di Claro Hotel Makassar, Sulawesi Selatan.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan bahwa tujuan Rakornis adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang kebijakan dan strategi pengembangan destinasi pariwisata dan ekonomi kreatif. Selain itu, acara ini juga bertujuan memperkuat koordinasi antara pusat dan daerah serta mengembangkan strategi kolaboratif dalam pengembangan destinasi dan ekonomi kreatif.
Menurut Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto, tahun 2024 menjadi tahun penting sebagai penilaian terakhir pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) periode 2020-2024. Fokus utama strategi pengembangan pariwisata nasional adalah pada beberapa kawasan, termasuk Danau Toba, Borobudur, Lombok-Mandalika, Labuan Bajo, Manado-Likupang, Bangka Belitung, Bromo-Tengger-Semeru, Wakatobi, Morotai, Raja Ampat, serta tiga Greater area dan satu Superhub Ekonomi IKN.
Sementara itu, lokasi Prioritas Pengembangan Ekonomi Kreatif difokuskan pada 12 kawasan, antara lain Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Jawa Tengah, Bali, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Sulawesi Selatan.
Dalam arah kebijakan rancangan teknokratik tersebut, salah satu target yang ingin dicapai adalah pembangunan destinasi pariwisata berkualitas sesuai preferensi pasar yang berkembang ke arah pariwisata berkelanjutan dan regeneratif.
Menyikapi pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pasca pandemi COVID-19, Inspektur Utama Kemenparekraf/Baparekraf, Bayu Aji, mengamati bahwa meskipun belum mencapai level sebelum pandemi, sektor ini semakin menguat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 98,3 persen dari tahun 2022, mencapai sekitar 11,6 juta orang pada tahun 2023.
Rakornis dihadiri oleh berbagai pihak termasuk Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf/Baparekraf, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Direktur Pengembangan Destinasi Regional I, Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif, Direktur Tata Kelola Destinasi, serta Kepala Dinas Pariwisata dari berbagai provinsi dan kota di Indonesia.
Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News





