Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), kebutuhan hewan kurban secara nasional mencapai 1,97 juta ekor, sementara ketersediaannya mencapai 2,06 juta ekor. Dengan demikian, terdapat surplus sekitar 88 ribu ekor hewan kurban tahun ini. Mentan Amran memastikan bahwa jumlah ketersediaan hewan kurban, baik sapi, kerbau, kambing, maupun domba, sangat mencukupi bahkan surplus.
- Advertisement -
“Persiapan kurban Insyaallah aman, cukup sampai kita Idul Adha nanti. Saya sudah terima laporannya, dan aman, jumlahnya sangat cukup,” ungkap Mentan Amran.
Lebih lanjut, Mentan Amran menyebut bahwa pihaknya aktif memantau ketersediaan hewan kurban di seluruh daerah. Tidak hanya aspek ketersediaan, tetapi juga aspek kesehatan hewan menjadi fokus utama. Hal ini juga dikonfirmasi oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Nasrullah, yang memastikan bahwa berbagai langkah penting telah diambil untuk kelancaran pelaksanaan kurban tahun ini.
- Advertisement -
“Kami memastikan sertifikat kesehatan ternak yang dilalulintaskan sudah lengkap, memeriksa ear tag untuk menjamin ternak telah teregister, dan kami menerjunkan petugas kesehatan hewan di kabupaten/kota untuk melakukan pengecekan rutin di penampungan ternak,” tuturnya saat mendampingi kunjungan Mentan Amran ke PT. Lembu Setia Abadi Jaya (LSAJ) Farm di Tangerang.
Sebagai informasi, PT. Lembu Setia Abadi Jaya (LSAJ) Farm Tangerang memiliki luas area 22,5 hektar, kandang sapi, pabrik pakan mini dengan kapasitas 40 ton per hari, dan rencana pembangunan pabrik pupuk, RPH, pabrik bakso, sosis, nugget, meat shop, serta cold storage. Bangunan kandang sapi PT. LSAJ memiliki kapasitas hingga 3.000 ekor dengan rencana perluasan hingga 10.000 ekor.
Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News