Selasa, Januari 27, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Strategi Pemerintah Cegah Kebangkrutan Pabrik Tekstil dan PHK Massal

SuaraPemerintah.ID Pemerintah tengah mengerahkan berbagai langkah untuk mencegah gelombang kebangkrutan dan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terus mengancam terutama di sektor tekstil. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melindungi pasar domestik dari banjirnya barang impor.

Untuk mewujudkan hal ini, pemerintah berencana menerbitkan aturan pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) dan Bea Masuk Anti-Dumping (BMAD) pada beberapa komoditas tertentu.

- Advertisement -

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa BMTP dan BMAD terutama akan diterapkan pada produk tekstil. Pasalnya, industri tekstil saat ini sedang dilanda kekhawatiran akan kebangkrutan dan PHK besar-besaran. Selain itu, BMTP dan BMAD juga akan diberlakukan untuk komoditas elektronik, alas kaki, dan keramik.

“Tadi disepakati akan ada instrumen pengenaan (bea masuk) untuk TPT dan pakaian jadi, elektronik, alas kaki, keramik. Semua dikenakan BMTP dan dia anti-dumping sekalian,” ujar pria yang akrab disapa Zulhas tersebut usai rapat internal dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Selasa (25/6/2024).

- Advertisement -

Selain itu, pemerintah juga akan meninjau kembali Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024, yang merupakan perubahan ketiga atas Permendag Nomor 13 Tahun 2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor.

Ada beberapa poin dalam kebijakan tersebut yang dinilai tidak mengakomodasi kepentingan industri dalam negeri. Oleh karena itu, pihaknya akan mengadakan rapat ulang dengan Kementerian Perindustrian, dan dalam waktu tiga hari akan ada keputusan mengenai nasib Permendag 8.

“Apakah kembali ke Permendag 8 apakah susun aturan baru, nanti kami akan berunding lebih lanjut,” sambung Zulhas.

Artikel ini dilansir dari detik.com

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru