SuaraPemerintah.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar berkomitmen untuk menciptakan koperasi yang berkualitas di Bumi Penataran. Berbagai inovasi terus digulirkan oleh pemerintah melalui Dinas Koperasi dan UMKM (Dinkop dan UM). Salah satunya adalah Layanan Informasi dan Konsultasi Naik Kelas Koperasi dan Usaha Mikro (LINK K-UMKM).
Inovasi ini telah diluncurkan sejak tahun lalu untuk kepentingan para penggerak koperasi. Harapannya, layanan ini dapat membantu para pelaku koperasi dalam melaksanakan operasional mereka.
“Kami terus mengoptimalkan pendampingan koperasi. Kami sudah memiliki LINK K-UMKM yang siap menjadi akses pendampingan koperasi. Selain itu, setiap bulan ada pertemuan gerakan koperasi,” ujar Kepala Dinkop dan UM Kabupaten Blitar, Sri Wahyuni.
Menurutnya, segala kebutuhan koperasi dapat disampaikan pada forum gerakan koperasi. Dinkop dan UM membuka wadah seluas-luasnya melalui LINK K-UMKM yang buka setiap hari kerja. Selain itu, tersedia juga kontak yang siap dihubungi di luar hari kerja.
Yuni, sapaan akrabnya, mengakui banyak koperasi yang tidak sehat atau bermasalah. Namun, pihaknya telah mengantisipasi hal ini dengan tindakan pencegahan kepada koperasi baru. Selain sosialisasi, digunakan juga pakta integritas untuk menjamin pelaksanaan tugas dan kewajiban sesuai prinsip-prinsip koperasi.
“Kami yakin koperasi yang baru ini, insya Allah dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Pembentukan koperasi cukup mudah. Minimal diperlukan sembilan orang dengan prinsip dan tujuan yang sama. Tentu syarat-syarat administratif juga harus dipenuhi, seperti kartu keluarga dan kartu tanda penduduk (KTP).
Dalam rangka Hari Koperasi Ke-77, Diskopum akan mengadakan serangkaian acara. Selain apel gabungan di Alun-Alun Kanigoro, akan ada gelar produk koperasi untuk menunjukkan peran koperasi. Dengan begitu, koperasi tidak hanya identik dengan simpan pinjam saja.
Yuni berharap momen ini menjadi peluang untuk menciptakan koperasi yang semakin berkualitas. Sejalan dengan itu, pihaknya terus menekankan kepada para penggerak koperasi agar tidak takut menjalankan prinsip-prinsip koperasi. Pemkab Blitar selalu siap mendampingi dan mendukung setiap langkah koperasi.
“Sekarang adalah era teknologi. Kami tekankan agar anggota koperasi yang sudah lanjut usia menyediakan satu admin muda. Nantinya, admin tersebut akan kami dampingi agar kualitas koperasi di Kabupaten Blitar semakin meningkat,” pungkasnya.
Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News


.webp)












