Selasa, Januari 27, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

BKN Selidiki Dugaan Kebocoran Data ASN yang Dijual di Forum Hacker

SuaraPemerintah.ID – Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah menyelidiki dugaan kebocoran data Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikabarkan dijual di forum hacker. BKN telah bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menginvestigasi insiden ini.

Plt Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN, Vino Dita Tama, mengungkapkan bahwa investigasi dilakukan untuk memastikan keamanan data ASN dan memitigasi risiko yang mungkin timbul.

- Advertisement -

“BKN bekerja sama dengan BSSN dan Kementerian Kominfo untuk melakukan identifikasi dan investigasi atas munculnya isu dugaan kebocoran data ASN,” kata Plt Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama BKN, Vino Dita Tama lewat keterangan tertulis, dikutip Senin, (12/8/2024).

Vino menambahkan bahwa dugaan kebocoran ini tidak berdampak pada layanan manajemen ASN dan tidak mengganggu sistem elektronik yang diakses masyarakat. Meski demikian, ia mengimbau seluruh pengguna layanan BKN untuk segera memperbarui kata sandi mereka secara berkala guna mencegah potensi risiko.

- Advertisement -

Dia memastikan BKN akan menyampaikan perkembangan atas dugaan kebocoran data. “Informasi perkembangan atas dugaan kebocoran akan disampaikan kemudian,” kata dia.

Sebelumnya, Lembaga Riset Keamanan Siber, Cissrec, mengungkapkan dugaan kebocoran data ASN yang dijual di forum hacker, Breachforums, senilai US$ 10 ribu atau nyaris Rp 159,4 juta (kurs Rp 15.949).

Cissrec menjelaskan dugaan kebocoran ini berawal dari unggahan peretas ‘TopiAx’ di Breachforums pada Sabtu yang mengklaim mendapatkan 4.759.218 baris data dari BKN.

Data ini diduga berisi banyak informasi tentang ASN, termasuk nama, tempat dan tanggal lahir, jabatan, instansi, alamat, nomor ponsel, email, tanggal CPNS dan PNS serta lainnya.

“Selain data tersebut masih banyak lagi data lainya baik yang berupa cleartext maupun text yang sudah diproses menggunakan metode kriptografi,” kata Pratama Persadha, Chairman Cissrec.

Dalam unggahan di forum hacker terdapat contoh data berisi 128 ASN yang berasal dari berbagai instansi di Aceh. Pratama mengatakan pihaknya sudah memverifikasi acak pada 13 ASN yang namanya tercantum dengan cara menghubungi melalui WhatsApp.

“Dan menurut mereka data tersebut adalah valid, meskipun ada yang menginformasikan tentang adanya kesalahan penulisan digit terakhir pada field NIP & NIK,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul “BKN Buka Suara Soal Data ASN Diduga Bocor dan Dijual”

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru