SuaraPemerintah.ID – Penjabat Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, mengingatkan para peserta Jambore Daerah (Jamda) XVI dari Kota Salatiga agar mengikuti kegiatan ini dengan penuh keceriaan dan semangat. Menurutnya, Jambore Daerah merupakan sarana rekreasi edukasi, sehingga kebahagiaan adalah kunci untuk menyalurkan energi serta nilai-nilai positif kepada para pesertanya.
“Dulu, Jambore diisi dengan banyak perlombaan dan kegiatan fisik, seperti mencari jejak dan rapling. Namun sekarang, konsepnya sudah berbeda. Ini memberikan kesempatan lebih luas bagi adik-adik untuk menjalin pertemanan, berbagi cerita, dan saling bercerita tentang kegiatan yang ada di sana,” kata Yasip dalam acara Pelepasan Kontingen Jambore Daerah Kwarda Jawa Tengah XVI 2024 di Pendopo Pakuwon, Pemkot Salatiga, Selasa (27/8/24).
Yasip juga mengingatkan bahwa keberangkatan kontingen ini adalah sebuah amanah. Oleh karena itu, para peserta dari Kota Salatiga harus mampu menampilkan citra positif dengan sikap ramah, sopan, beradab, dan selalu siap membantu siapa pun yang membutuhkan, sesuai dengan nilai-nilai Kode Kehormatan Gerakan Pramuka.
“Tunjukkan dengan penuh rasa percaya diri, kebanggaan, serta cinta kepada Kota Salatiga bahwa Gerakan Pramuka kita adalah salah satu yang terbaik di Indonesia,” tegas Yasip.
Lebih lanjut, Yasip mengenang masa ketika dirinya aktif di Pramuka, di mana peserta ditempa secara fisik dan mental untuk bertahan hidup, termasuk belajar membuat api tanpa korek. “Dulu, saat berkemah, kami dituntut untuk bertahan hidup, masak sendiri untuk satu kelompok. Jadi, kami bawa kompor, panci, beras, mi instan, dan lain-lain. Kalau nasinya tidak matang atau gosong, itu biasa. Tapi di situlah seninya,” ceritanya sambil tertawa.
Di sisi lain, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Salatiga, Wahyu Suryo Kusumo, yang juga bertindak sebagai panitia acara pelepasan kontingen Salatiga, menjelaskan bahwa Jambore Daerah ke-16 Kwartir Daerah Jawa Tengah tahun 2024 akan berlangsung pada 31 Agustus hingga 4 September 2024 di PuskePram Candrabirawa, Karanggendeng, Gunung Pati, Semarang. Kontingen Kota Salatiga terdiri dari 41 orang, termasuk pimpinan kontingen, pembina, pendamping, dan pendukung.
“Tujuan Jamda ini adalah membentuk sikap dan perilaku, meningkatkan kemandirian, keterampilan, persatuan, dan kesatuan Pramuka Penggalang, serta memperkuat komitmen terhadap penghayatan dan pengamalan Satya dan Dharma Pramuka. Dengan motto ‘Satyaku Ku Dharmakan, Dharmaku Ku Baktikan’ serta tema ‘Terang, Terampil, Rajin, Aplikatif, dan Peduli,'” jelas Wahyu.
Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News


.webp)














