Selasa, Januari 27, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Cabup Paslon No 2 Wujudkan Visi URANG BANJAR untuk Masyarakat yang Sejahtera

SuaraPemerintah.ID – Syaifullah Tamliha maju sebagai calon Bupati Banjar dalam Pilbup 2024, berpasangan dengan Wakil Calon Bupati Habib Ahmad Bahasyim, dengan nomor urut 2. Mereka memiliki visi untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Banjar.

Pasangan dengan visi dan tagline URANG BANJAR ini optimis dapat memenangkan kontestasi politik dan meraih dukungan mayoritas masyarakat Kabupaten Banjar.

- Advertisement -

URANG BANJAR adalah akronim yang berarti Unggul, Rasional, Agamis, Nasionalis, Gentleman, Beruntung, Sejahtera, dan Rukun.

“Bagaimana Kabupaten Banjar yang luas, berbatasan dengan sembilan kabupaten/kota, dapat unggul dalam bidang pangan, energi, pendidikan, khususnya di bidang keagamaan, dan kesehatan?,” ungkap Tamliha dalam wawancara dengan SuaraPemerintah.ID.

- Advertisement -

Menurut Tamliha, tingkat kepuasan publik terhadap layanan pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Banjar masih rendah. Ia menekankan pentingnya pemekaran budaya, terutama di enam kecamatan yang tergabung dalam kawasan Gambut Raya, untuk meningkatkan pelayanan publik.

“Pelayanan publik untuk masyarakat Kabupaten Banjar saat ini masih minim, baik dalam pendidikan maupun kesehatan. Dengan pemekaran budaya, saya yakin bisa memahami dan mewujudkan hal ini lebih baik dibandingkan calon lainnya,” tegasnya.

Tamliha berencana untuk mendirikan Perusahaan Daerah yang fokus pada sektor pangan. “Selama ini, kita lebih banyak melihat perusahaan di bidang tambang batubara dan air minum. Jika terpilih sebagai Bupati, saya akan memprioritaskan perusahaan daerah untuk pangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tamliha menjelaskan bahwa sektor pangan tidak hanya terbatas pada beras, tetapi juga mencakup perkebunan kelapa sawit. Ia ingin memaksimalkan pertumbuhan ekonomi melalui pendirian pabrik minyak kelapa sawit, sehingga masyarakat Kabupaten Banjar bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau dengan identitas sebagai warga Kabupaten Banjar.

Tamliha menilai, meskipun telah terjadi beberapa pergantian bupati, belum ada progres signifikan dalam perbaikan layanan. “Sudah berapa kali ganti bupati, tetapi hanya janji-janji manis menjelang Pilkada yang dihasilkan. Ini harus diubah,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa enam kecamatan di Gambut Raya sering mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air. “Padahal, Kabupaten Banjar memiliki sumber air yang cukup untuk menyuplai kebutuhan daerah lain, seperti Kota Banjar Baru dan Banjarmasin. Mengapa masyarakat di wilayah kita sendiri masih banyak yang belum mendapatkan akses air bersih?” tambahnya.

Dengan sumber daya air yang melimpah, Tamliha percaya bahwa Kabupaten Banjar seharusnya tidak hanya menyediakan air untuk daerah lain, tetapi juga memenuhi kebutuhan masyarakatnya sendiri.(red)

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru