spot_img

BERITA UNGGULAN

Hebat! UT Kembali Meraih Akreditasi International

SuaraPemerintah.ID – Sebagai pelopor Pendidikan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) di Indonesia, Universitas Terbuka (UT) terus memantapkan peranannya dalam mempersiapkan generasi yang siap menghadapi perubahan cepat teknologi dan tuntutan global di era digital yang terus berkembang saat ini.

UT terus konsisten menjaga standar kualitas pendidikannya dan salah satu langkah konkretnya adalah dengan melakukan akreditasi tingkat nasional dan internasional. Terkait hal tersebut, UT kembali menunjukkan dedikasinya terhadap pendidikan yang berkualitas tingkat dunia melalui prestasi yang spektakuler.

- Advertisement -

UT baru saja berhasil meraih “Certificate of Accreditation” dari Asian Association of Open Universities (AAOU) pada Kamis, 3 Oktober 2024. Capaian prestasi tersebut menegaskan UT sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terbuka dengan standar internasional di Asia, sekaligus membuktikan kualitasnya dalam memberikan layanan pendidikan jarak jauh yang unggul.

Sertifikat diserahkan langsung kepada Rektor UT oleh Prof. Melinda dP Bandalaria, Ph.D., selaku Ketua Tim Akreditasi AAOU. Pencapaian ini menjadi momen bersejarah, karena sertifikat tersebut merupakan yang pertama kali dikeluarkan oleh AAOU Accreditation System Board, menandakan bahwa UT tidak hanya diakui secara nasional, tetapi juga memiliki pengakuan internasional yang solid.

- Advertisement -

UT telah berhasil menerapkan standar-standar berkualitas tinggi yang dipersyaratkan oleh AAOU, menjadikan UT sebagai pelopor pendidikan jarak jauh di Indonesia yang diakui di tingkat global. AAOU sendiri merupakan sebuah lembaga non profit yang terdiri dari lembaga pendidikan tinggi yang berfokus pada pendidikan terbuka dan jarak jauh yang mana ini selaras dengan sistem yang dimiliki oleh UT.

Proses Akreditasi UT oleh AAOU berlangsung selama 3 (tiga) hari yaitu dimulai dengan kegiatan Visitasi yang dilakukan di UT Pusat dan UT Bogor selama 3 (tiga) hari yaitu mulai Senin, 1 Oktober 2024 sampai dengan Kamis, 3 Oktober 2024 oleh Tim Akreditasi AAOU yang terdiri dari Melinda dP Bandalaria (Ketua, Chancellor of University of Philiipines Open University), Prof. Li Kam Cheong (Anggota, Hongkong Metropolitan University), dan Prof. Drs. T. Basaruddin, M.Sc., Ph.D. (Anggota, Universitas Indonesia, Dewan Eksekutif BAN-PT).

Pemerolehan sertifikat akreditasi ini menjadi bukti kuat bahwa “internal quality assurance system” menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, sebagaimana yang disampaikan Rektor UT, Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D.

“Kualitas merupakan satu-satunya cara dan jalan didup bagi UT untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dan bangsa,” tegas Prof. Ojat. Beliau juga menekankan pentingnya sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan melalui SIMINTAS (Sistem Penjaminan Mutu Internal Terintegrasi) yang diterapkan di seluruh jenjang dan unit di UT, baik di pusat maupun di daerah. Dengan sistem ini, UT mampu menjaga konsistensi dalam memberikan pendidikan berkualitas tinggi yang inklusif dan fleksibel.

Prof. Ojat dalam sambutannya memaparkan, dari capaian akreditasi ini, UT menunjukkan keunggulannya di bidang digital dan teknologi pendidikan melalui penerapan sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

“UT terus berinovasi dalam menyediakan layanan pembelajaran yang fleksibel, mudah diakses, dan berkualitas. Akreditasi ini menjadi bukti nyata bahwa UT mampu mengikuti perubahan cepat teknologi dan memenuhi kebutuhan mahasiswa di era digital,” ungkap Prof. Ojat.

Dengan akreditasi ini, UT berdiri sejajar dengan institusi pendidikan terbuka terkemuka di Asia seperti Open University of Malaysia (OUM) dan University of the Philippines Open University (UPOU), yang juga turut memperoleh akreditasi dalam program ini. UT telah menunjukkan komitmennya dalam memberikan pendidikan berkualitas tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa batasan ruang dan waktu.

Sistem akreditasi AAOU yang baru ini menilai institusi berdasarkan empat tingkatan, dari Level-1 hingga Level-4, dengan masing-masing level mengukur seberapa jauh sebuah institusi telah menerapkan, menciptakan, serta berbagi pengetahuan dan inovasi dalam pendidikan jarak jauh.

Level-1 diberikan apabila institusi atau universitas memiliki pengetahuan dan kesadaran (knowledge & awareness) tentang Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dan/atau pendidikan yang dimediasi teknologi. Level-2 diberikan apabila institusi atau universitas telah menerapkan atau menggunakan (application/use) Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dan/atau pendidikan yang dimediasi teknologi.

Level-3 diberikan apabila institusi atau universitas telah menerapkan dan memiliki inisiatif/kreativitas untuk menciptakan sesuatu yang “baru” (application and creation) dalam bentuk teknologi untuk Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dan/atau pendidikan yang dimediasi teknologi.

Level-4 diberikan apabila institusi atau universitas telah menerapkan, memiliki inisiatif/kreativitas untuk menciptakan sesuatu yang “baru” dalam bentuk teknologi, dan memiliki budaya berbagi, berkolaborasi, dan kemitraan (application, creation, and sharing) pendidikan jarak jauh dan/atau pendidikan yang dimediasi teknologi. UT dinilai berhasil mencapai Level-3, di mana UT telah mampu menciptakan inovasi baru dalam teknologi pendidikan jarak jauh, sekaligus mendukung budaya berbagi dan kolaborasi.

Selama proses akreditasi, UT dinilai berdasarkan 10 kriteria kualitas (quality areas) yang meliputi manajemen internal, dukungan pembelajar, infrastruktur, hingga pengembangan kurikulum. 10 kriteria tersebut diobservasi dan diverifikasi secara empirik oleh tim pakar akreditasi, untuk memastikan bahwa 10 kriteria secara konsisten dan regular dilaksanakan di semua lini dan jenjang di lingkungan UT, baik di pusat hingga daerah.

Kesepuluh kriteria atau area kualitas tersebut mengacu pada AAOU Quality Assurance Framework yang meliputi: Policy and Planning; Internal Management System; Learners And Learners’ Profiles; Infrastructure, Media And Learning Resources; Learner Assessment And Evaluation; Research And Community Services; Human Resources; Learner Support; Program Design And Curriculum Development; and Course Design And Development. Kesepuluh kriteria atau area kualitas tersebut, lebih lanjut diidentifikasi dari 4 (empat) dimensi kualitas, yaitu: Agility (mencakup indikator flexibility, responsiveness, adaptability, timeliness, relevance); Equity (mencakup indikator comprehensiveness, inclusiveness, impartiality, fairness, accessibility); Sustainability (mencakup indikator consistency, resiliency, innovativeness, progressiveness, creativity); dan Excellence (mencakup indikator efficiency, effectiveness, distinctiveness, outstanding).

Dengan diraihnya akreditasi dari AAOU, UT kini semakin siap menghadapi tantangan masa depan dalam dunia pendidikan jarak jauh. UT semakin memantapkan posisinya sebagai pelopor pendidikan jarak jauh di Asia. Hal ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa inovasi digital dan komitmen terhadap kualitas pendidikan dapat membawa dampak yang signifikan, baik bagi institusi, mahasiswa, maupun dunia pendidikan secara luas.

Akreditasi ini bukan hanya sekadar pengakuan, tetapi juga dorongan bagi UT untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan demi memberikan yang terbaik bagi mahasiswanya dan membawa dampak positif yang signifikan dalam dunia pendidikan.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru